Inilah Alasan Kenapa Kursi Bioskop Merah

January 20, 2019 2:44 PM

Salah satu cara untuk rileksasi diri yakni dengan menghabiskan waktu sambil bersantai. Bila kamu memiliki waktu yang terlalu sempit untuk pergi ke luar kota. Menonton di bioskop jadi alternatif menarik yang bisa kamu pilih. Pergi menonton bioskop bersama orang tersayang akan terasa semakin menyenangkan.

Meskipun kini sudah banyak aplikasi yang menawarkan tontonan film yang beragam, tetap saja sensasi yang diberikan tidak sebanding dengan menonton langsung di bioskop. Ruangan besar dengan speaker menggelegar ditambah tatanan lampu yang temaram membuat suasana menonton makin seru.

Tak hanya dijadikan sebagai tempat rileksasi, bioskop juga kerap dijadikan pilihan untuk memadu kasih. Kamu mungkin masih sedikit terbayang gimana gugupnya saat kali pertama mengajak gebetan untuk nonton film bersama di bioskop. Canggung, gelap, dingin, sungguh paket yang sempurna.

Film bergenre romansa dan horor menjadi film yang paling disukai pasangan yang lagi PDKT. Biar romantis belajar cinta sambil nonton film sama dia, kan jadi terasa lebih manis. Lain lagi, dengan pasangan yang memilih film horor. Adegan setan keluar sangat ditunggu-tunggu biar kenapa? Ya, biar tangan kita saling berpadu.

Tapi tunggu dulu nih, kalau memang sering ke bioskop, kamu tahu nggak sih kenapa hampir semua bioskop bangkunya warna merah? Sejak kemunculannya pertama kali tahun 1902 di Amerika Serikat, kursi bioskop sudah mengalami perubahan.

Pemilihan warna merah pada kursi bioskop rupanya menyeimbangkan kemampuan mata kita dalam menangkap cahaya di ruangan sekitar. Mata kita memiliki sel kerucut atau reseptor warna dan sel batang. Meski berada di dalam frekuensi yang sama. Keduanya memiliki peranan yang berbeda, sel kerucut akan bertugas menyeimbangkan cahaya pada saat kondisi terang bercahaya. Sedangkan Sel batang akan bekerja ketika kondisi gelap, mata hanya bisa menangkap cahaya dalam jumlah yang sedikit.

Warna merah menjadi satu-satunya warna yang bisa merefleksikan cahaya dari terang ke gelap maupun sebaliknya dengan baik. Dengan kata lain, mata akan mudah beradaptasi ketika berada di dalam bioskop yang minim cahaya.

Tapi, sekarang beberapa bioskop juga ada kok yang sudah menggunakan warna hijau, biru dongker, ungu atau orange sebagai kursi bioskop. Namun, semua pemilihan warna tersebut tetap menggunakan warna yang paling tegas dan cenderung lebih gelap dari warna aslinya.

Nah, sudah paham kan. Kalau masih penasaran cobalah sering-sering nonton film ke bioskop, jangan nonton gratisan mulu di website atau youtube. Agar lebih meyakinkan ajak teman atau pacar, biar ada yang menemani. Kalau sampai teman nggak mau nemenin kamu nonton ke bioskop ditambah lagi nggak punya pacar. Fix, nasib mu redup kayak lampu bioskop, guys.(ayi)