Ini Penyebab Mimpi Bisa Terjadi Saat Tidur

Mar 5, 2020 10:00 AM

Bagi banyak orang, mimpi dipercaya lebih dari sekadar bunga tidur. Mereka menyakini jika mimpi adalah bagian dari firasat akan suatu peristiwa. Lalu, apa artinya saat kita memimpikan seseorang dari masa lalu atau teman kantor yang sehari-hari pun jarang berinteraksi? Apakah ini mimpi benar-benar menjadi cara akan terjadinya suatu hal? Mimpi adalah sesuatu yang dialami atau terlihat pada saat tidur. Ada mimpi yang bersifat menakutkan (mimpi buruk) seperti dikejar oleh penjahat atau berpisah dengan orang yang dicintai, ada juga mimpi yang menggembirakan seperti tercapai cita-cita atau mendapatkan sesuatu yang diinginkan (mimpi baik). Setiap orang pasti pernah mengalami mimpi saat tidur baik itu mimpi manis ataupun mimpi buruk. Jadi, Mengapa manusia bisa mengalami mimpi pada saat tidur?

Baca Juga : Apakah Binatang Bisa Bermimpi? Mimpi Apa yang Bisa Mereka Alami?


Apa Itu Mimpi


Source : https://www.merdeka.com Apa itu mimpiSource : https://www.merdeka.com
Apa itu mimpi
Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur,[1] terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep). Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut. Pada saat kita tidur, sebagian besar Sel Otak kita dalam keadaan istirahat. Tetapi masih juga ada sebagian sel saraf yang berada dalam kondisi bekerja. Oleh karena itu, timbullah mimpi saat kita sedang tidur.

Mimpi sebenarnya tidak lepas dari aktivitas kehidupan kita sehari-hari dan biasanya berkaitan dengan kesan dan pengalaman pribadi kita sendiri ataupun pengaruh dari lingkungan luar seperti cerita pada Novel maupun adegan drama yang pernah kita tonton lewat Televisi dan Film.  Ada juga Mimpi yang diakibatkan oleh rangsangan organ tubuh kita seperti menahan ken cing saat tidur akan mengakibatkan munculnya mimpi-mimpi yang berkaitan dengan Toilet (WC). Contoh lain terjadinya mimpi seperti Orang akan sering mimpi pacarnya saat berpacaran,  Saat memiliki keinginan yang kuat untuk pergi ke suatu lokasi ataupun keinginan untuk memakan sesuatu, maka biasanya keinginan-keinginan tersebut akan dapat tercapai dalam mimpi. Sebaliknya, jika kita menonton film horror sebelum tidur, kemungkinan akan munculnya mimpi-mimpi yang menakutkan saat kita dalam kondisi tidur

Baca Juga : Hanya Dianggap Sebagai Bunga Tidur, Kenapa Mimpi Bisa Jadi Kenyataan?


Lalu, Kenapa Kita Bermimpi?


Source : https://konsultasisyariah.com Lalu, Kenapa Kita Bermimpi?Source : https://konsultasisyariah.com
Lalu, Kenapa Kita Bermimpi?
Saat tidur, ternyata otak kita tidak sepenuhnya beristirahat. Teman-teman pasti pernah melamun atau berkhayal. Nah, kita dapat menganggap mimpi merupakan fenomena yang hampir sama seperti lamunan atau khayalan yang terjadi saat kita tidur.  Untuk benar-benar tidur dan bermimpi, ternyata kita harus melewati empat tahapan tidur, yakni tidur ringan (tahap 1 NREM), menyambut tidur pulas (tahap 2 NREM), tidur nyenyak (tahap 3 NREM), dan tidur bermimpi (tahap REM). Dalam tahap NREM, aktivitas otak hanya sedikit sehingga kita belum mengalami mimpi. Mimpi baru kita alami saat kita memasuki tahap REM. 

Tidur REM ini sering disebut juga dengan paradoks tidur. Artinya, kita tidur dengan otak dan sistem tubuh lainnya yang aktif bekerja, sementara itu otot-otot tubuh menjadi lebih rileks. Mimpi bisa terjadi karena adanya peningkatan aktivitas otak, tapi otot kita akan mengalami kelumpuhan sementara yang disengaja. Saat kita menerima banyak hal baru, kemungkinan besar kita akan bermimpi ketika tidur. O iya, ternyata bukan hanya kenangan baru saja yang dapat terbawa ke mimpi kita, kenangan lama yang tersimpan dalam memori otak kita juga dapat terbawa dalam mimpi, lo!  

Baca Juga : Nelangsa Agnes Mo Dan Mimpi Grammy-nya


Berapa Lamakah Mimpi Kita?


Source : https://www.idntimes.com Berapa lamakah mimpi kita?Source : https://www.idntimes.com
Berapa lamakah mimpi kita?

Menurut penelitian para ilmuwan, rata-rata manusia menghabiskan ¼ (seperempat) waktu tidurnya dalam mimpi. Jika mengalami waktu mimpi yang lama (lebih dari 1/4 waktu tidur), maka kita akan merasa lelah setelah bangun tidur. 

Nah itu tadi info seputar bermimpi.  Semoga bermanfaat!