Ini Lho Patah Hati yang Sebenarnya Menurut Ilmiah

Jul 23, 2019 3:00 AM

Patah hati adalah kondisi yang biasa dirasakan setiap orang yang biasanya muncul karena urusan hubungan percintaan. Para peneliti telah menkonfirmasi bahwa stres ekstrem-lah yang dapat benar-benar menghancurkan hati seseorang. Tidak hanya karena kehilangan pasangan, tetapi kehilangan pekerjaan, mengalami kondisi kesehatan tertentu atau pemicu stres lainnya dapat dikaitkan dengan kondisi patah hati ini.

Sindrom yang secara medis dikenal sebagai kardiomiopati takotsubo ini menyebabkan melemahnya ventrikel kiri, ruang pemompa utama jantung. Sindrom ini biasanya terjadi akibat stres emosinal atau fisik yang parah.

Baca Juga: Wanita Lebih Sering Patah Hati Dibanding Pria, Inilah 5 Alasannya!

patah hatiSource: www.nejm.org
Dikenal sebagai kardiomiopati takotsubo

Lebih dari 6.200 kasus sindrom patah hati dilaporkan pada 2012 di Amerika Serikat, naik dari sekitar 300 dari tahun 2006 dan sebagian besar penderitanya adalah wanita. Peningkatkan penyakit ini kemungkinan karena banyak orang yang sadar akan masalah-masalah yang sedang dihadapinya.

Baca Juga: Pacar Tiba-Tiba Pergi, Bagaimana Mengatasi Sakit Hatinya?

serangan jantungSource: medicalnewstoday.com
Sindrom menyerupai serangan jantung

Gejala sindrom ini menyerupai serangan jantung, paling sering adalah nyeri dada dan sesak napas. Mual, muntah, dan jantung berdebar. Untungnya, 95% pasien pulih dalam satu hingga dua bulan. Kematian jarang terjadi pada orang yang tidak memiliki komplikasi, dengan tingkat kematian kurang dari 3%.