Ingin Panjang Umur? Sifat Positif ini Mungkin Bisa Membantu Kita

Sep 26, 2019 11:00 AM

Mungkin kita bisa kagum melihat orang yang masih hidup dengan umur panjang. Anugerah itu tentu menjadi keinginan bagi semua orang yang ingin miliki umur panjang. Bahkan saat kita menyanyikan lagu untuk merayakan ulang tahun kita juga menyertakan lirik "panjang umurnya.. panjang umurnya.." agar orang yang berulang tahun diberi umur yang panjang.

Kemudian ada sebuah studi yang menyebut bahwa orang yang miliki sifat optimis tinggi cenderung miliki umur panjang ketimbang yang kurang optimis dalam menjalani hidup. Kemudian muncul sebuah pertanyaan: bagaimana rasa optimis mempengaruhi panjang pendek umur seseorang?


Orang yang berusia lanjutSource: klikdokter.com
Orang yang berusia lanjut

Dikutip dari Live Science, kesimpulan itu dibuat berdasarkan penelitian yang dilakukan kepada lebih dari 69 ribu wanita berusia 58-86 tahun serta 1.400 pria berusia 41-90 tahun di Amerika Serikat. Pada awal penelitian, partisipan menjawab pertanyaan untuk mengukur seberapa optimisnya mereka dalam menjalani hidupnya.

Kemudian hasil penelitian itu menunjukkan jika orang dengan tingkat optimisme tinggi sebesar 50%-70% memiliki kemungkinan untuk hidup sampai usia 85 tahun atau lebih dibanding dengan yang orang yang miliki tingkat optimisme rendah. Selain itu, orang yang miliki sifat optimis miliki waktu hidup 11-15% lebih lama daripada yang tidak optimis atau pesimis.

Baca Juga: Bukan Uang, Tapi Rajin Olahraga Lah yang Bikin Bahagia (Penelitian)


Optimisme mampu berikan peluang orang bisa hidup lebih lama.Source: blogunik.com
Optimisme 

Hasil itu berlaku untuk penelitian tersebut setelah para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hubungan, termasuk apakah peserta memiliki kondisi kesehatan, seperti penyakit jantung atau kanker, atau apakah mereka mengalami depresi. Dengan kata lain, berdasarkan penelitian tersebut, orang yang miliki jiwa optimis tinggi miliki masa hidup lebih lama ketimbang yang pesimis.

Baca Juga: Penyebab Umum Lansia Mengalami Malnutrisi

Biasanya ketika orang memasuki usia lanjut miliki risiko terkena penyakit-penyakit kronis. Namun, hasil penelitian ini memberi bukti bahwa jika miliki sifat optimisme tinggi mampu kurangi risiko terkena penyakit kronis karena adanya pengaruh secara psikologis. Orang yang optimis juga dapat pulih lebih cepat dari pemicu stres mendadak, dan mungkin mengalami respons emosional yang kurang ekstrem setelah alami stress.


Rasa optimis untuk orang tua bisa memberi efek positif untuk menghilangkan stress.Source: suratkabar.id
Rasa optimis 

Baca Juga: Ups Ternyata Terlalu Optimis Tidak Baik untuk Mu!

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa hidup dengan perasaan bahagia berhubungan dengan usia hidup manusia yang bisa lebih lama. Dengan merasakan bahagia, kita miliki peluang untuk miliki umur panjang. Ditambah dengan adanya studi yang mendukung sifat optimis terhadap kelangsungan hidup manusia membuat kita bisa milliki peluang panjang umur yang lebih besar. 

Namun, hal tersebut tetap berpengaruh dengan berbagai faktor lainnya, seperti asupan nutrisi makanan, pola makan, hingga hindari stress berlebih. Tapi yang pasti kita sudah mengetahui rahasia umur panjang yang mungkin bisa kita terapkan dari sekarang.