Indonesia vs Thailand Sepi Peminat

Sep 10, 2019 3:54 AM

Timnas Indonesia menghadapi Thailand akan tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Selasa (10/8). Laga berlangsung mulai pukul 19.30 WIB. Menjelang Indonesia vs Thailand di kualifikasi Piala Dunia 2022, belum banyak tiket yang terjual. Tiket yang sudah dilepas sekitar 7 ribu. 

Pada laga kali ini, panpel tak mengurangi jumlah tiket yang dicetak meski sempat ada catatan kerusuhan pada laga sebelumnya. Saat Indonesia menjamu Malaysia dengan akhir skor 2-3. Panpel tetap mencetak 70 ribu tiket menyesuaikan dengan kapasitas SUGBK. 

Deputi Sekjen bidang Pengembangan Bisnis PSSI, Marsal Masita, mengatakan jumlah tiket tidak dikurangi karena pihaknya telah menyiapkannya untuk tiga laga sekaligus. Selain saat menjamu Malaysia, juga saat tampil bersama Thailand dan Vietnam.

Baca Juga: Jelang Lawan Thailand, Pasukan Garuda Berjuang Atasi Trauma Kekalahan

Harga Tiket SUGBK


source: https://wartakota.tribunnews.com Harga Tiket SUGBKsource: tribunnews.com
Harga Tiket SUGBK

Panpel sendiri sudah berupaya menggaet penonton dengan cara memberi potongan harga sebesar 20 persen bagi pembeli yang memesan lewat aplikasi mobile KitaGaruda. Potongan diberlakukan selama dua hari sejak Minggu (8/9) sampai Senin (9/9) pukul 18.00 WIB. Namun, hal itu ternyata tak berdampak banyak. Selain untuk suporter Indonesia, Panpel juga menyediakan tiket untuk suporter Thailand. 

Berkaca pada laga melawan Malaysia, tuan rumah menyiapkan tiket sebanyak 3.500 untuk pendukung tim tamu. Deputi Sekjen Bidang Pengembangan Bisnis PSSI, Marsal Masita, mengaku pasrah dengan lesunya penjualan tiket Indonesia melawan Thailand pada laga kedua Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022. 

Marsal memastikan tidak ada perubahan harga tiket yang dijual pada saat laga melawan Thailand dengan Malaysia. Tiket termurah dibanderol seharga Rp125 ribu untuk kategori 3, kategori 2 dihargai Rp175 ribu, Rp350 ribu untuk kategori 1, VIP Barat dijual Rp1 juta, dan VIP Timur Rp750 ribu.

Baca Juga: Malaysia Siap Laporkan Indonesia ke FIFA karena Ulah Suporter

"Tidak ada perubahan untuk harga tiket. Masih sama seperti kemarin saat lawan Malaysia. Untuk flash sale kami hanya jual melalui mobile apps Garuda Store, yakni potongan 20 persen khusus untuk kategori 2 ke atas dan hanya untuk hari ini sampai pukul 18.00 WIB saja," ungkap Marsal.


suporter ricuhsource: bola.kompas.com
Suporter ricuh

Sementara itu, Marsal mengatakan jika Thailand lebih fokus dalam persiapan menghadapi Indonesia setelah ditahan imbang Vietnam 0-0 pada laga kandang perdana di Stadion Thammasat, Kamis (5/9). Oleh karena itu, mereka memilih untuk menggelar latihan tertutup selama menjalani persiapan di Indonesia. 

Marsal membantah jika persiapan tertutup Thailand merupakan imbas dari kecemasan Tim Gajah Perang usai kericuhan suporter yang terjadi pada laga Indonesia melawan Malaysia di Stadion GBK, Kamis (5/9). 

"Mereka harus menang saat melawan Indonesia setelah kehilangan tiga poin di kandang. Jadi ketika datang ke sini, latihannya tertutup. Mereka memang mempersiapkannya dengan matang, jadi tidak ada hubungannya dengan kejadian kemarin," ungkap Marsal. Indonesia dan Thailand sama-sama membutuhkan poin penuh di laga nanti untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya. 

Pelatih Indonesia Kecewa


source: https://bola.kompas.com Pelatih Indonesia Kecewasource: bola.kompas.com
Pelatih Indonesia kecewa

Tak hanya suporter, Simon McMenemy pun mengaku kecewa dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya di laga perdana. Namun, pria asal Skotlandia itu berharap bisa memberikan kemenangan di laga kedua melawan Thailand. Sementara itu, jelang melawan Thailand, Indonesia lebih menitikberatkan kepada pemulihan kebugaran kondisi fisik karena waktu yang relatif pendek. 

“Saya pribadi sulit menerimanya. Kami mampu tampil bagus di babak pertama. Namun, para pemain tampak kelelahan di 20 menit terakhir paruh kedua,” ujar Simon sebagaimana dikutip dari Antara, "kami hanya punya waktu singkat untuk persiapan, recovery sangat pendek. Hari ini, kami hanya menggelar latihan sebentar,” kata pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy.