Indonesia Kalah (Lagi) di Laga Kualifikasi Piala Dunia

Sep 11, 2019 2:59 AM

Lagi-lagi timnas Indonesia kalah di laga kualifikasi piala dunia 2020 zona Asia yang terselenggara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9). 

Timnas Indonesia kebobolan tiga gol pada menit ke-73 via brace wonderkid timnas Thailand, Supachok Sarachart. Sebelumnya, Supachok Sarachart sudah membuka keran golnya pada menit ke-55. Kemudian 10 menit berselang, Theerathon Bunmathan menggandakan keunggulan timnya via sepakan 12 pas. 

Kekecewaan suporter timnas Indonesia memuncak setelah gol ketiga yang dicetak Supachok Sarachart dan membuat timnas Thailand unggul 3-0.

Baca Juga: Jelang Lawan Thailand, Pasukan Garuda Berjuang Atasi Trauma Kekalahan

Komentar Irfan Bachdim


source: https://www.tribunnews.com Komentar Irfan Bachdimsource: tribunnews.com
Komentar Irfan Bachdim

Sepemahaman dengan Simon, pemain timnas Indonesia, Irfan Bachdim melontarkan kondisi yang sama. Dia menyatakan bila rekan-rekannya sudah bermain maksimal. 

"Setuju dengan pelatih, babak pertama kita main bagus, kita lawan tim yang sulit, dan punya pengalaman. Saya rasa tim sudah berusaha, bermain lebih defensif memang, tetapi kita tadi berhasil menciptakan beberapa peluang dari serangan balik," tutur pemain Bali United ini, "terus saya tidak mau menyalahkan pemain secara individu, tetapi mungkin tadi kurang fokus, gak mau menyalahkan siapapun. Kita lawan tim yang berpengalaman, kita tahu mereka akan datang dan menyerang kita, makanya tadi seperti kata pelatih kita frustasi. Tapi kita harus realistis, kita tadi masuk lapangan sebagai underdog. Tetapi tadi kita memberikan semua yang kita bisa, saya tetap percaya dengan tim," imbuh Bachdim.

Baca Juga: Indra Sjafri: Target Kami Gelar Piala AFF U-22

Komentar Simon McMenemy


source: https://www.tribunnews.com Komentar simon McMenemysource: tribunnews.com
Komentar Simon McMenemy

Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy mengatakan, timnya memulai pertandingan dengan bagus. Namun, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan banyak melakukan kesalahan pada paruh kedua. 

"Pertama-tama kita mulai dengan mental yang sangat bagus ya. Kita percaya babak pertama kita bermain sangat baik, tapi di awal pertandingan kita ubah sedikit. Kita bermain agak sedikit lebih defensif, memperkuat lini tengah supaya mereka tidak banyak bisa bermain disitu. Terus pada babak kedua mungkin kesalahan sendiri yang membuat kita kalah. Mungkin juga ada tiga sampai empat kesalahan individu yang kita buat. Frustasi memang, cuma di level internasional kita tidak bisa membuat kesalahan, kesalahan kecil bisa sangat menyakitkan," ungkapnya.

Simon juga menambahkan bahwa babak pertama pemain timnas Indonesia luar biasa bagus. Mungkin di antara kedua tim, timnas Indonesia lebih banyak mendapatkan peluang. Lalu ada tiga sampai empat peluang yang timnas Indonesia tidak bisa cetak gol. Simon berterus terang bahwa dirinya frustasi dan susah menerima kekalahan, tetapi dirinya dan tim harus move on, melangkah kedepan. 

Baca Juga: Pelatih Malaysia Tak Gentar Melawan Indonesia Di GBK

Suporter Kecewa


source: https://bolalob.com Suporter kecewasource: bolalob.com
Suporter kecewa

Ini jadi kekalahan kedua Indonesia secara beruntun dari dua laga yang sudah dilalui di Grup G, setelah beberapa hari lalu dipermalukan Malaysia 2-3. Indonesia pun makin terpuruk di dasar klasemen. Suporter pun kecewa. Setelah meyoraki Skuat Garuda setiap menguasai bola, suporter meneriakkan "Simon Out" usai peluit akhir dibunyikan. 

Di sisi lain, kelompok suporter Thailand malah memberi dukungan ke tim tuan rumah. Teriakan "Indonesia... Indonesia..." terdengar nyaring dari arah tribun mereka. Simon Out juga bergaung di media sosial Twitter. Hastag #simonout berada di posisi dua trending Indonesia, berada di bawah hastag #timnas.

Masih terkait kekalahan Indonesia, mencuat juga hastag #andritany. Sang kiper dipersalahkan atas tekelnya ke pemain Thailand yang berujung penalti dan tercipta gol kedua Thailand. Dengan kekalahan tersebut, Timnas Indonesia kini menempati posisi buncit klasemen sementara Grup G dengan nihil poin. Di laga berikutnya, skuat Garuda akan bertandang ke kandang Uni Emirate Arab (UEA) pada 10 Oktober mendatang.