Indahnya Alas Purwo, Hutan Tertua dan Paling Mistis di Tanah Jawa

Jul 19, 2019 4:30 AM

Apa yang kamu bayangkan saat mendengar nama Alas Purwo? Sudah tentu cerita-cerita mistis akan langsung tersaji, dari mulai cerita tentang peninggalan Majapahit yang konon berada di dalam hutan ini, hingga disebut-sebut sebagai pusat dari kerajaan “dedemit”. 

Taman Nasional Alas Purwo memiliki luas sekitar 43.420 ha, dan dibagi dalam beberapa zona, yakni zona inti dengan luas 17.200 ha, zona rimba dengan luas 24.767 ha, zona pemanfaatan sebesar 250 ha dan zona penyangga dengan luas 1.203 ha.

Baca juga: Misteri Lawang Sewu: Apakah Pintunya Benar-benar Seribu?

Diberi nama Alas Purwo, hutan ini disebut-sebut sebagai hutan pertama dan tertua di Pulau Jawa. Bagi masyarakat Banyuwangi, Alas Purwo merupakan hutan keramat yang sangat ditakuti. Konon katanya, banyak orang masuk ke dalam hutan ini, tapi tidak bisa keluar dan menghilang selamanya.

Tempat Belajar Ilmu Kanuragan

Lapak pertapaan di alas purwoSource Boombastis

Di waktu-waktu tertentu, hutan Alas Purwo akan mendadak ramai dikunjungi. Bukan oleh wisatawan, melainkan orang-orang yang ingin menempa diri mempelajari ilmu-ilmu kanuragan, atau ilmu-ilmu kebatinan. Konon katanya, “lulusan” Alas Purwo ini sakti-sakti lho!

Tidak jelas ilmu apa yang bisa dipelajari di hutan ini, hanya saja beberapa buktinya menunjukkan jika hutan ini memang kerap digunakan untuk bertapa dan mencari kesaktian. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bekas-bekas sesajen dan lapak pertapaan di dalam gua-gua yang tersebar di dalam hutan. 

Yang paling menarik, konon katanya Presiden Pertama Indonesia, Bung Karno, sering menghabiskan waktunya di Alas Purwo, untuk sekedar bersemedi dan merenung. Tentu saja kabar ini belum dikonfirmasi kebenarannya, dan hanya jadi cerita yang populer sebagai bahan gosip Alas Purwo!

Alas Purwo Tetap Penuh Keindahan

Taman Nasional Alas PurwoSource Detik.com

Dibalik cerita mistis yang lebih mendominasi, harus diakui jika Alas Purwo memang salah satu hutan di Indonesia yang sangat indah. Saat tiba di gerbang Alas Purwo, kamu bahkan sudah bisa merasakan suasana yang sangat tenang, dengan deretan pohon besar yang sangat kokoh. 

Masuk ke dalam hutan, kamu akan tiba di sebuah tempat yang bernama padang penggembalaan Sadengan, yang merupakan padang sabana berpagar kayu, dengan jarak sekitar 2 km dari pintu masuk. Tempat ini cukup luas, mencapai 84 ha.

Di sini, kamu bisa menemukan berbagai macam satwa liar, seperti banteng jawa dan burung merak. Jika ingin lebih nyaman mengamati tingkah hewan-hewan menakjubkan di sini, kamu bisa menuju menara kayu yang berada dekat dengan pos penjaga.

Pantai di Alas PurwoSurce IDN Times

Keindahan lainnya yang bisa kamu nikmati di Alas Purwo adalah pantai berpasir putih yang lokasinya dekat dengan hutan pantai. Letaknya sendiri kurang lebih 3 km dari pintu masuk. Pantai bernama Trianggulasi ini terlihat sangat indah, tapi tidak disarankan untuk berenang di sini. 

Di pantai ini, kamu bisa beristirahat sambil menikmati pemandangan laut yang indah. Kalau membawa perbekalan makanan, boleh kok kamu “ngaso” sambil menikmati bekal makanan yang dibawa dari rumah. O iya, di sekitar pantai pun terdapat wisma tamu dan pesanggrahan lho!

Baca juga: Kenapa sih Yogyakarta disebut "Daerah Istimewa"? Ini Loh Alasannya!

Selain pantai dan padang penggembalaan, di sini kamu bisa berkemah di lokasi perkemahan yang terletak tidak jauh dari Pantai Pancur, atau bisa juga menjelajahi beberapa gua yang berada di sekitarnya. Tapi ingat, kalau menemukan sesajen, kamu jangan usil. Ok!

Terlepas dari kesan mistis Alas Purwo yang sangat kental, hutan ini memberikan paket wisata alam yang sangat lengkap, terutama buat kamu yang sedang mencari ketenangan!