Ikigai, Rahasia Panjang Umur dan Bahagia Ala Orang Jepang!

Aug 22, 2019 4:30 AM

Jepang merupakan negara yang penduduknya diakui dunia sangat gila kerja. Tidak hanya itu, karakter penduduknya yang sangat keras, disiplin, dan ulet, membuat negara Jepang mampu menghasilkan berbagai karya dan inovasi dalam industri otomotif, elektronik, kecantikan, fashion, seni, dan lainnya. 

Tapi selain itu semua, Jepang pun dikenal sebagai negara dengan harapan hidup tertinggi di dunia. Contohnya saja di Okinawa, harapan hidup di sini bisa mencapai 100 tahun dengan kondisi lansianya yang tidak rentan, alias masih sangat bugar. 

Usut punya usut, ternyata salah satu alasan kenapa harapan hidup orang Jepang jauh lebih tinggi ketimbang angka harapan hidup di negara lainnya adalah, mereka konsisten menerapkan konsep gaya hidup sehat unik yang disebut Ikigai.

Baca Juga: Ini Dia Wisata Ala Jepang di Malang!

Ikigai, Rahasia Orang Jepang Panjang Umur dan Bahagia


Bahagia ala JepangSource: Tokyo Families Magazine
Rahasia gaya hidup orang Jepang

Secara harfiah, kata Ikigai memang sulit diartikan dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, maupun bahasa lainnya. Konsep “ikigai” memiliki makna yang sangat luas. Tapi secara kasar, kata sederhana ini bisa dimaknai sebagai “alasan kenapa kamu harus bangun pagi”. 

Jika kamu beralasan bangun pagi agar tidak kesiangan saat pergi ke kantor, atau hanya demi bisa menyelesaikan PR yang belum selesai tadi malam, maka konsep Ikigai ini nggak bakalan sampai. Palasanya, Ikigai memiliki makna yang lebih luas dan lebih kuat ketimbang tujuan yang spesifik. 

Dilansir dalam BBC, ikigai sering diasosiasikan dengan diagram Venn yang diisi oleh 4 kualitas hidup yang saling beririsan, dari mulai Passion, Mission, Profession, dan Vocation untuk bagian utama atau bagian terdalamnya.

 

Konsep diagram ikigaiSource: Youth Manual
Diagram Venn

Sementara untuk bagian terluarnya, berfungsi sebagai penghubung antara satu bagian utama dengan yang lainnya, yang meliputi.

  1. Untuk Passion dan Mission, harus terhubung dengan sesuatu yang kamu cintai. 

  2. Untuk Mission dan Vacation, harus terhubung dengan sesuatu yang dunia butuhkan.

  3. Untuk Vocation dan Profession, harus terhubung dengan apa yang dibayar dari Anda.

  4. Untuk Profession dan Passion, harus terhubung dengan apa yang benar-benar kamu kuasai.

Meskipun begitu, menurut Akihiro Hasegawa, psikolog klinis dan profesor di Toyo Eiwa University, menyebut jika Ikigai bagi orang Jepang terkadang tidak punya konsep baku seperti yang digambarkan dalam diagram venn di atas. 

Bagi mereka, ikigai merupakan tentang bagaimana kita menjalani kehidupan yang penuh makna, berusaha untuk selalu bahagia, dan mensyukuri segala hal yang kita miliki. Tidak lupa, masyarakat Jepang pun sangat gila dengan gaya hidup sehat, dan ini merupakan bagian dari mencintai diri sendiri.

Baca Juga: Restoran Jepang Pertama Di Indonesia, Menyajikan Cita Rasa Dan Suasana Yang Otentik

Konsep Sederhana Ikigai


Konsep bahagia ala IkigaiSource: Tokyo Families Magazine
Hidup harmonis

Menurut Prof dr Seti Setiati, SpPD-KGER, ketua perhimpunan Geriatri Medik Indonesia, untuk menguasai konsep ikigai secara menyeluruh memang cukup sulit dilakukan. Tapi untuk tahap awal, ikigai bisa dilakukan dengan cara-cara yang sederhana.

Misalnya rutin melakukan aktivitas fisik, mengubah pola makan jadi lebih baik, belajar menerima diri, selalu berpikiran positif, berhenti membenci dan mencari-cari kesalahan orang lain, serta hiduplah dalam kondisi yang harmonis, baik dengan keluarga, sahabat, tetangga dan orang-orang terdekat lainnya. 

Tidak hanya itu, kamu pun disarankan untuk menikmati hal-hal yang kecil, misalnya bangun pagi dan hirup udara segar, menyempatkan diri untuk berjemur di bawah matahari pagi, fokus pada yang sedang dikerjakan, berusaha untuk tetap tenang, hindari panik dan bingung.

Baca Juga: Hantu-Hantu Dari Jepang Yang Berparas Cantik dan Suka Menggoda Pria

Jauhi juga hal-hal yang bisa memperburuk kesehatan kamu, seperti kebiasaan begadang, merokok, konsumsi alkohol dan lainnya. Dengan menjalankan hal-hal di atas, kamu dinyatakan sudah berhasil menjalankan ikigai dalam bentuk yang sederhana. Bagaimana, mudah bukan?