Hati-Hati! Ini Lima Makanan yang Sebabkan Depresi

May 6, 2019 8:00 AM

Depresi merupakan sebuah gejala yang sering kali dianggap remeh dari waktu ke waktu. Namun bagi sebagian orang, itu menjadi sangat memberikan efek negatif dalam pekerjaan, hubungan dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Sayangnya tidak banyak yang tahu bahwa depresi juga bisa bersumber dari makanan yang kita konsumsi setiap hari dan selagi berusaha untuk memulihkan kondisi mental dengan berbagai kebiasaan, menghindari sejumlah makanan di bawah ini bisa sangat membantu, lho.

Meskipun depresi dianggap dari suatu penyakit itu sendiri, namun banyak dokter yang menyebut bahwa depresi lebih merupakan sebagai gejala atau efek samping dari sesuatu yang berhubungan dengan badan dan pikiran. Proses pengobatannya bisa dengan melakukan terapi, pengobatan dan olahraga, namun diet juga mempengaruhi kondisi tubuh kita dalam hal ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan makanan yang kita konsumsi bisa meningkatkan atau meminimalisir perasaan depresi. Meskipun bukanlah satu-satunya cara yang menjadi penyebab atau pengobat depresi, namun inilah daftar makanan yang perlu dihindari jika Anda sedang merasa depresi.

Baca Juga: Jangan Heran Jika Kita Sering Lapar Kala Hujan, Ini Sebabnya!


1. Gula


Gula sebabkan depresiSource: sciencefocus.com
Terlalu banyak gula sebabkan depresi.

Gula sering kali bertindak seperti serigala berbulu domba. Gula terasa sangat menyenangkan ketika kita mengonsumsinya, namun demikian, itu memengaruhi situasi emosional dan fisik yang menjadi penyebab kelelahan.

Faktanya. para peneliti sudah lama mempertanyakan mengapa depresi, diabetes dan kepikunan sering kali muncul secara bersamaan, dan hasil penelitian terbaru membuktikan bahwa peningkatan glukosa dalam darah membuat otak Anda bekerja di bawah rata-rata.


2. Pemanis Buatan


Pemanis buatanSource: pbs.org
Pemanis buatan sering ditemukan dalam minuman manis.

Sayangnya, pemanis buatan sama sekali tidak lebih baik, malah mungkin lebih buruk daripada gula. Terutama adalah Aspartame yang dikaitkan dengan penurunan neurotransmitter serotonin yang merangsang perasaan bahagia.

Ketika tidak ada asupan serotonin yang masuk ke otak, maka itu tak hanya menyebabkan depresi, melainkan juga sakit kepala dan insomnia, yang mana bisa menambah dampak kepada kestabilan mental Anda. Tidak ada pemanis buatan yang pantas untuk dikonsumsi dengan risiko seperti ini.

Namun karena kita semua sering kali memerlukan makanan yang manis dalam hidup untuk memanjakan lidah, maka madu atau Stevia bisa menjadi pilihan tanpa memberikan dampak yang buruk terhadap situasi mental Anda.

Baca Juga: Waspada Kalau Lagi Diet! Risiko Kematian Akibat Diet Tak Sehat Lebih Parah Dari Merokok


3. Fast Food


junk foodSource: thejakartapost.com
Fast food berdampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik.

Sangat bisa dipahami ketika kita merasa depresi, maka mengonsumsi makanan sehat bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Banyak dari kita yang menjadikan fast food sebagai makanan yang bisa menyamankan diri atau comfort food. 

Layaknya gula, fast food memang terasa nyaman dan memanjakan pada awalnya, namun selagi memiliki dampak kesehatan yang buruk, mengonsumsi fast food bisa membuat Anda terjebak dalam lingkaran setan depresi. Bahkan, hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Public Health Nutrition pada tahun 2012 menemukan bahwa kebanyakan konsumen fast food memiliki kecenderungan sebesar 51 persen untuk mengalami depresi lebih akut.


4. Alkohol


Berbagai macam minuman beralkoholSource: joe.ie
Alkohol sering jadi jalan pintas untuk selesaikan depresi.

Banyak orang yang memilih menenggak alkohol ketika berhadapan dengan banyak masalah hidup dan itu bisa berhasil untuk sementara, namun sayangnya, akan ada lebih banyak masalah yang diciptakan setelah Anda mengonsumsinya.

Alkohol adalah obat penekan depresi yang menghambat fungsi sistem syaraf pusat, yang memainkan peranan penting kepada cara kita memproses emosi. Jadi Anda sangat mungkin merasa lebih depresi sehari setelah meminum alkohol, yang menjebak diri dalam lingkaran setan untuk merasa semakin down dari hari ke hari. Meminumnya pada setiap malam mungkin memberikan perasaan nyaman untuk saat kepada Anda, namun perasaan depresi tersebut akan kembali muncul pada siang harinya.

Baca Juga: Sama-Sama Dari Nasi Mengapa Makan Bubur Jadi Cepat Lapar?


5. Makanan Bersodium Tinggi


Garam sebabkan depresiSource: medicalnewstoday.com
Terlalu banyak garam bisa sebabkan depresi.


Mengonsumsi terlalu banyak sodium bisa mengganggu aspek dalam sistem neurologis, yang menyebabkan mood depresi menjadi berlipat ganda dan kelelahan pada tubuh. Itu mungkin akan menyebabkan Anda merasa kembung dan berkontribusi pada peningkatan berat badan, keduanya merupakan sesuatu yang membuat Anda merasa tidak nyaman pada diri sendiri.

Garam juga merupakan kontributor pada masalah yang disebabkan oleh fast food dan juga junk food lainnya. Sistem imun menjadi depresi dan juga di bawah pengaruh garam yang tinggi, itu berpotensi mengubah depresi menjadi penyakit fisik. Ironisnya, kekurangan mengonsumsi garam juga malah menyebabkan depresi, jadi lebih baik jangan dijauhi sepenuhnya, namun mengetahui jumlah yang tepat untuk dikonsumsi setiap harinya.