Punya 5 Indikasi Ini? Berarti Berpotensi Menjadi Psikopat

May 8, 2019 3:30 AM

Psikopat menjadi salah satu kelainan yang paling ditakuti oleh orang banyak. Bagaimana tidak, seseorang yang terkena penyakit psikopat dapat bertindak seenaknya dan terkadang hilang kontrol atas dirinya sendiri.

Untuk mencegah hal tersebut, infia.co mencoba untuk merangkum beberapa gejala awal seseorang yang berpotensi mengidap psikopat. Lima gejala ini adalah lima indikasi awal yang paling sering dirasakan oleh seorang yang psikopat versi beberapa dokter ternama. Yuk simak penjelasan yang satu ini!


1. Sering Berbohong dalam Frekuensi yang Sering


BohongSource : inovasee.com
Orang yang kerap berbohong berpotensi menjadi psikopat.

Indikasi pertama yang biasanya menyerang orang psikopat adalah sering berbohong dalam jumlah yang terlalu banyak. Berbeda dengan orang pada umumnya, seseorang yang berpotensi terkena psikopat akan lebih licik untuk menipu orang-orang di sekitarnya. Mereka bahkan menggunakan akal licik dan logika untuk dapat membuat kronologis yang seolah-olah nyata tetapi semua itu adalah settingan belaka. Seorang yang berpotensi psikopat juga merasa senang apabila orang yang dibohongi berhasil percaya kepadanya.

Baca Juga: Berkhayal Ternyata Ada Manfaatnya untuk Mental Mu Loh!


2. Egoisme Tinggi

Ego tinggiSource : republika.co.id
Rasa Egoisme yang melampaui batas dapat membuat seseorang bertindang di luar akal sehat.

Egoisme memang merupakan sifat yang wajar untuk dimiliki oleh sebagian besar manusia. Akan tetapi, semua rasa egoisme tentu memiliki batas wajar masing-masing. Namun hal ini nampaknya tidak berlaku bagi seorang yang mengalami psikopat. Mereka akan berusaha tampil paling menonjol demi menunjukkan dirinya adalah orang yang terbaik pada lingkungannya. Jika ia merasa dikalahkan oleh orang lain, maka orang psikopat tersebut bisa melakukan tindakan-tindakan jahat di luar akal sehat kepada orang lain yang lebih baik darinya.


3. Sulit Kontrol Emosi


Emosi berlebihanSource : beritagar.id
Orang Emosional.

Orang yang mengidap kelainan psikopat juga selalu sulit mengontrol emosi mereka. Masih berkaitan dengan gelaja nomor 2, seseorang yang mengidap psikopat selalu ingin dianggap paling baik di antara rekan-rekan kelompoknya. Jika ia merasa kurang dihargai sedikit saja, maka emosinya langsung naik dalam waktu singkat dan meledak-ledak seperti orang tidak normal. Pada titik ini, orang psikopat dapat bertindak diluar akal sehat sebab emosilah yang mengontrol semua tindakan mereka kala itu.

Baca Juga: Hobi Memencet Jerawat Gangguan Mental?


4. Kurang Bisa Berempati dengan Orang Lain


Rasa empat kurangSource : prelo.co.id
Orang Cuek.

Indikasi keempat yang juga menandakan bahwa seseorang tersebut mengidap penyakit psikopat adalah rasa empati yang teramat kurang. Apabila orang lain mengalami musibah atau kejadian tidak mengenakkan, orang-orang umumnya akan merasa kasihan atau memberikan dukungan kepadanya dalam bentuk apapun. Namun, hal ini tidak dialami oleh orang psikopat. Mereka justru merasa senang melihat orang lain mengalami penderitaan yang parah sehingga kondisinya amat terpuruk.


5. Tidak Pernah Merasa Bersalah Saat Melakukan Kesalahan


Orang selalu benarSource : cosmopolitan.co.id
Orang yang tidak pernah merasa bersalah mungkin saja mengidap psikopat.

Setiap manusia tentu tidak pernah luput dari kesalahan. Meskipun bertindak sebaik dan serapih mungkin, seseorang pasti pernah melakukan kesalahan baik kecil ataupun besar. Setiap melakukan kesalahan, banyak orang umumnya juga akan meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut. Akan tetapi, orang psikopat selalu sulit untuk bisa mengakui kesalahan mereka sendiri. Mereka merasa bahwa dirinya yang paling benar dan tidak pernah melakukan kesalahan pada orang lain. Mereka juga tidak pernah bertanggung jawab atas dampak buruk yang disebabkan oleh tingkah laku masing-masing.

Baca Juga: Tak Hanya Membuat Badan Rileks, Pijat pun Membuat Mental Lebih Sehat

Nah, jadi itu adalah 5 indikasi yang menandakan seseorang mungkin saja mengidap psikopat. Akan tetapi, semua gejala tersebut hanya dugaan awal yang selalu dirasakan oleh seorang psikopat versi dokter. Untuk memastikan seseorang tersebut benar-benar terkena psikopat atau tidak, jalan paling aman yang dapat ditempuh adalah konsultasi dengan dokter dan tim yang sudah mempunyai ahli khusus.