Fakta Skizofrenia yang Serang Ribuan Jiwa di Indonesia!

Oct 7, 2019 8:36 AM

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018, 7 dari 1.000 rumah tangga atau sekitar 480.000 orang menderita skizofrenia (gangguan mental). Banyaknya angka penderita skizofrenia, membuat sebagian besar penderitanya tak mendapat perawatan memadai. Hal itu menyebabkan ribuan penderita harus terpaksa menggelandang dan terpasung. 

Tak ada angka pasti berapa jumlah penderita skizofrenia yang menggelandang atau dipasung. Kementerian Kesehatan mencatat, 57.000 orang dipasung pada 2014, namun ada juga yang menyebut 18.000 orang. Ditotal penyandang disabilitas terlantar, termasuk (skizofrenia), mencapai 1,8 juta orang. 

Kabar terbaru, terlihat sebagian penderita skizofrenia menggelandang di jalanan Sindangbarang, Cianjur, Jawa Barat pada malam pekan lalu. Melihat jumlah penderita skizofrenia yang semakin bertambah, apa sih sebenernya penyakit skizofrenia dan gejalanya? Berikut ulasannya. 

Baca Juga: Menanam Pohon di Ruang Kota Berpengaruh Terhadap Kesehatan Mental? Ini Alasannya!

Mengenal Skizofrenia


SkizofreniaSource: Pixabay/Szilárd Szabó
Skizofrenia

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Skizofrenia menyebabkan penderitanya alami halusinasi, delusi (waham), kekacauan dalam berpikir, dan mengalami perubahan prilaku. Gejala skizofrenia meliputi gejala psikosis, yaitu kondisi yang di mana penderitanya kesulitan membedakan mana kenyataan dan mana hanya imajinasi saja. 

Banyak yang menyamakan bahwa skizofrenia sama dengan psikosis padahal keduanya berbeda. Psikosis merupakan salah satu gejala dari beberapa gangguan mental yang mana termasuk skizofrenia. 

Gejala Skizofrenia


Pada beberapa kasus gejala skizofrenia bisa muncul secara tiba-tiba, namun umumnya skizofrenia muncul secara perlahan lewat beberapa tanda-tanda tertentu sebelum ke tahap yang lebih berat. Beberapa gejalanya meliputi: 

1. Depresi 


DepresiSource: Pixabay/Anemone123
Depresi

Merasa depresi sehingga menarik diri dari lingkungan sekitar. Mereka yang mengalami skizofrenia akan mulai menghindari kegiatan di luar rumah, seperti sekolah, bekerja, bahkan menghindar dari interaksi sosial dengan keluarga dan juga teman. Hal itu membuat si penderita mulai menunjukkan ketidakpedulian dengan lingkungan sekitar.

Penderita akan mulai kehilangan hobi, minat, dan ambisinya. Mereka kerap menghabiskan waktu hanya dengan mengisolasi diri sendiri. Depresi yang timbul juga akan sebabkan mereka kehilangan semangat, nafsu makan, dan sulit tidur. 

Baca Juga: WHO Resmi Menyebut "Gaming Disorder" sebagai Penyakit Kesehatan Mental

2. Tidak Memiliki Ekspresi


datarSource: Pixabay/Comfreak
Datar

Tanda yang paling mudah terlihat ialah saat seseorang mengalami gejala skizofrenia, dirinya akan memperlihatkan ekspresi datar dan tatapan kosong. Seseorang dengan gejala skizofrenia ini akan membuat dirinya tak mampu mengungkapkan emosi sedih atau gembira, malah dirinya justru menangis atau tertawa secara tidak wajar. 

Sebagian orang yang mengalami gejala skizofrenia, mengalami reaksi indra yang akut, seperti sensitif terhadap cahaya dan suara yang terlalu keras. 

3. Halusinasi dan Delusi (Waham)


HalusinasiSource: Pixabay/Javier-Rodriguez
Halusinasi

Gejala yang berikutnya ialah halusinasi. Orang yang mengalami gejala skizofrenia mengalami gangguan pada pikirannya, kehilangan konsentrasi, dan memiliki ingatan buruk. Halusinasi yang kerap terjadi berupa suara atau bisikan. Suara atau bisikan yang terkadang muncul untuk melakukan hal-hal tertentu, biasanya menyuruh untuk menyakiti diri sendiri atau orang di sekitar. 

Selain mengalami halusinasi, penderita skizofrenia juga mengalami delusi atau waham. Delusi atau waham adalah gangguan mental yang membuat seseorang tidak lagi bisa membedakan kenyataan dan imajinasi. Sehingga penderita kerap bersikap atau melakukan hal sesuai imajinasinya, yang mana diyakini merupakan sesuatu yang nyata.

4. Tidak Lagi Menjaga Kebersihan Diri


Tidak merawat diriSource: Pixabay/Engin_Akyurt
Tidak merawat diri

Orang yang mulai terkena gejala skizofrenia akan mulai mengabaikan diri. Perlahan penderita skizofrenia akan mulai berhenti melakukan aktivitas untuk menjaga kebersihan diri, seperti mandi, menyikat gigi, dan berganti pakaian. Mereka tak lagi peduli karena sudah mengisolasi dirinya dari lingkungan sosial. 

Baca Juga: Berkhayal Ternyata Ada Manfaatnya untuk Mental Mu Loh!

5. Kesulitan Mengatur Pikiran


sulit atur pikiranSource: Pixabay/Free-Photos
Sulit atur pikiran

Penderita skizofrenia akan mengalami gejala awal, yaitu sulit mengatur pikiran. Mereka akan mulai tidak bisa mengikuti dan memahami apa yang orang lain katakan padanya. Ketika berbicara, penderita skizofrenia akan mulai melontarkan berbagai pernyataan atau pertanyaan aneh yang tidak masuk akal.