Erick Thohir Pecat Dirut Garuda yang Menyelundupkan Harley Davidson

Dec 5, 2019 11:02 AM

Menteri BUMN Erick Thohir memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara karena terbukti menyelundupkan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton. Onderdil hasil selundupan yang ditemukan oleh Ditjen Bea Cukai Kemenkeu tersebut berjumlah 18 kotak, 15 kotak di antaranya merupakan suku cadang Harley yang apabila dirakit menjadi satu unit motor Harley Davidson bekas. Sedangkan dua kotak lainnya berisi dua unit sepeda Brompton.

“Saya sebagai Menteri BUMN akan memberhentikan Dirut Garuda,” tegas Erick Thohir di Jakarta, Kamis (5/11).

Hasil investigasi Komite Audit Garuda menunjukkan komponen Harley Davidson yang diselundupkan dengan Airbus terbaru A330-900 yang diterbangkan dari Perancis menuju Soekarno Hatta adalah milik Dirut Garuda Ari Askhara. Ari memerintahkan pegawainya untuk mencari Harley Davidson Shovelhead 1970-an klasik. Pembelian Harley tersebut dilakukan pada April 2019, pembayaran dilakukan melalui sistem transfer ke rekening pribadi bagian keuangan Garuda di Amsterdam.




 





 

Ari AskharaAri Askhara Dirut Garuda
Source: Tribun Bisnis






 

Nama Ari Askhara sudah sangat familiar dalam jajaran perusahaan plat merah. Pada Mei 2017 Ari Askhara menjabat Direktur Keuangan PT Pelindo III. Tahun 2016, Ari Meduduki kursi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur HR dan Pengembangan Sistem PT Wijaya Karya Tbk, hingga akhirnya dia menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia. Ari Askhara tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp 10.441. 339.665 dan harta lainnya senila Rp 2,38 miliar.