Efek Samping Konsumsi Mie Instan Terlalu Sering, Seberapa Parah Dampaknya?

May 3, 2019 7:00 AM

Mie instan menjadi salah satu makanan yang paling populer khususnya di Indonesia. Selain harganya yang murah dan rasanya yang lezat, mie instan juga mempunyai varian yang begitu banyak dalam peredarannya.

Namun di balik rasa lezat dan harga murahnya tersebut, mie instan juga mempunyai beberapa efek samping yang berdampak buruk bagi kesehatan. Nah, bagi kalian yang sering makan mie instan, boleh disimak dampak-dampak yang bisa disebabkan olehnya. Yuk simak!


1. Berisiko Menyebabkan Kanker


KankerSource : idntimes.com
Penyakit Kanker.

Mie instan yang sering dijual pasaran umumnya mengandung pewarna serta pengawet kimia yang cukup mengerikan. Tidak heran apabila mie-mie instan tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu lama ketika tidak dikonsumsi. Namun, pewarna dan pengawet tersebut yang justru membuat mie instan menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi. 

Zat-zat kimiawi yang terkandung di dalamnya seperti Butylated hydroxyanisole (BHA) dan t-butylhydroquinone (TBHQ) dapat membuat sistem pencernaan menjadi sulit mengolah mie instan yang dikonsumsi tubuh. Selain itu, mereka juga bersifat karsinogenik yang beresiko besar memberikan penyakit kanker.

Baca Juga: Bagi Penderita Maag Wajib Menghindari Mi Instan


2. Gangguan Metabolisme


MetabolismeSource : meramuda.com
Metabolisme Tubuh.

Dengan sejumlah zat-zat kimiawi yang terdapat di dalamnya, mie instan juga dapat menyebabkan gangguan metabolisme dalam tubuh. Zat-zat kimia yang bersifat aditif lantas membuat sistem kerja tubuh menjadi kurang optimal sehingga terkadang bisa menyebabkan menurunnya sistem imun. Hal ini dapat membuat penyakit-penyakit semakin mudah bersarang ke tubuh.

Baca Juga: Rahasia Mengapa Mie Instan Bikinan Warung Lebih Enak Dibanding Bikinan Sendiri


3. Berpotensi Menyebabkan Obesitas


ObesitasSource : hellosehat.com
Penyakit Obesitas.

Mie instan pada umumnya mengandung banyak sekali kalori dan karbohidrat. Efek buruk dari zat tersebut lantas membuat tubuh hanya merasa kenyang sementara dan merasa lapar hanya dalam beberapa jam setelah mengonsumsi mie instan. Pola ini menyebabkan banyak orang kembali mengonsumsi makanan lain untuk mengganjal perut mereka yang kembali keroncongan. Banyaknya makanan yang masuk ke tubuh dengan tidak disertai olahraga yang cukup tentu saja berpotensi menyebabkan berat badan berlebih atau obesitas.


4. Chinese Restaurant Syndrome (CRS)


MSGSource : hellosehat.com
Mono Sodium Glutamat (MSG).

Efek terakhir yang dapat disebabkan oleh konsumsi berlebihan mie instan adalah penyakit Chinese Restaurant Syndrome atau yang lebih akrab dengan singkatan CRS. Penyakit ini disebabkan karena banyaknya kandungan MSG atau micin yang masuk ke dalam tubuh. Dengan jumlah yang berlebihan, MSG dapat menyebabkan beberapa gejala seperti nyeri kepala, mual, denyut jantung yang semakin cepat, serta kesulitan bernapas.

Baca Juga: Ini Sebabnya Kamu Ketagihan Makan Mi Instan!

Nah, jadi itu semua efek buruk yang bisa disebabkan jika kita terlalu banyak mengonsumsi mie instan dalam kehidupan sehari-hari. Memang, makan mie instan bukan menjadi larangan dengan dampak buruk yang disebabkan tersebut. Namun, kita harus bisa membatasi jumlah dan frekuensi dalam mengonsumsinya. Kalau cuman sekali dua kali seminggu, tentu tidak apa-apa. Akan tetapi, kalau setiap hari mengonsumsi mie instan, kita nampaknya perlu berhati-hati akan resiko di atas deh!