Dampak Mengerikan Dari Botol Minum Yang Jarang Dicuci Secara Rutin

June 12, 2019 10:30 AM

Hidup sehat dapat dimulai dengan cara yang mudah dan sederhana. Salah satu caranya adalah dengan mencukupi kebutuhan air dalam tubuh untuk setiap harinya. Tidak heran, beberapa orang yang punya pekerjaan berat akan selalu membawa botol minum sendiri agar dapat diteguk kapan saja.

Hal ini memang bagus karena dapat meminimalisir tubuh untuk mengalami dehidrasi. Namun, minum air saja tidak cukup apabila tidak memperhatikan kebersihan botol minum yang dipakai. Sebab, kebanyakan orang menganggap bahwa botol minum tidak perlu dibersihkan secara rutin. Cukup dengan membilasnya dengan air bersih kemudian botol dapat digunakan lagi. Kebiasaan seperti ini yang membuat kesehatan tubuh dapat terserang secara perlahan. Sebab, bakteri dan kuman dalam botol minum dapat berkembang tanpa terlihat kasat mata. Infia.co akan berusaha menjelaskan dampak negatif yang dapat disebabkan oleh botol minum yang jarang dicuci.

Apa Dampaknya Bagi Kesehatan?

bakteri e coliSource : halodoc.com
Ilustrasi Bakteri Escherichia Coli

Menurut penelitian yang dilakukan oleh dokter di Northwell Health, salah satu bakteri yang mudah menempel pada botol minum yang kotor adalah Escherichia coli. Bakteri ini secara ilmiah akan menyerang organ pencernaan dalam tubuh sehingga menyebabkan beberapa gejala penyakit seperti mual, muntah, hingga diare yang cukup parah. 

Baca juga: Pria Wajib Tahu! 5 Dampak Mengerikan Akibat Terlalu Sering Masturbasi

Bakteri yang berpotensi menyerang kesehatan tubuh tentu bukan Escherichia coli saja. Sebab, bakteri lain dapat tersalurkan dari mulut ke kepala botol saat meminum air. Mulut kita selalu mengonsumsi makanan yang belum tentu terjamin secara higienis. Bakteri-bakteri dari makanan tersebut yang dapat menyebabkan penyakit yang tidak diharapkan untuk kesehatan tubuh.

Untuk mengurangi resiko perpindahan bakteri tersebut, kita sebenarnya dapat mengakalinya dengan cara minum yang berbeda dari biasanya. Usahakan jangan tempelkan mulut secara langsung ke bagian kepala botol. Akan tetapi, cara meminum seperti ini juga harus dilakukan secara pelan-pelan. Sebab, aliran air yang terlalu kencang juga dapat menyebabkan tubuh menjadi tersedak. 

Baca juga: Efek Samping Konsumsi Mie Instan Terlalu Sering, Seberapa Parah Dampaknya?

Selain menggunakan cara atau teknik 'nekat' tersebut, cara lain yang juga dapat dijadikan pilihan adalah dengan menggunakan sedotan. Meski demikian, bukan berarti botol menjadi bersih dari kotoran. Mencuci botol tetap menjadi suatu kewajiban yang penting demi kesehatan tubuh yang lebih baik.

Seberapa Sering Botol Minum Harus Dicuci?

cuci botolSource : suntersismamedikal.com
Mencuci Botol Minum

Secara jelas, tidak ada patokan resmi mengenai seberapa sering botol minum harus dicuci. Akan tetapi, ada baiknya botol minum yang selalu digunakan tersebut harus dibersihkan setiap harinya. Gunakan sabun cuci anti kuman saat mencuci botol yang hendak digunakan. Jangan lupa, gosok bagian dalam botol dengan menggunakan sikat khusus agar semua bagian dapat terjangkau. Setelah itu, keringkan botol di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. 

Untuk lebih aman, beberapa peneliti juga menyarankan banyak orang untuk mencuci botol minum mereka dengan menggunakan air panas. Hal ini akan memudahkan kuman dan bakteri untuk lebih cepat dibasmi. Akan tetapi, jangan gunakan air yang terlalu panas jika bahan dari botol minum anda terbuat dari plastik. Sebab, suhu air yang terlalu panas akan membuat bodi botol minum menjadi melepuh dan berbentuk tidak karuan. 

Selain dua cara di atas, dokter juga menyarankan untuk memiliki botol cadangan demi menjaga kebersihan lebih stabil lagi. Kita juga dapat menggunakan botol satu apabila botol yang lain masih belum dicuci pada malam harinya.