Cara Orang Jaman Dulu Menjelaskan Peristiwa Gerhana

Oct 15, 2019 12:30 PM

Sepanjang sejarah, peristiwa gerhana telah dianggap sebagai gangguan terhadap tatanan alam dan banyak kelompok meyakininya sebagai pertanda buruk. Banyak orang kuno (dan tidak terlalu kuno) memiliki penjelasan spiritual untuk peristiwa gerhana matahari dan bulan untuk membantu mereka memahami fenomena yang tampaknya tidak dapat dijelaskan dan acak ini.

Berikut adalah cara orang zaman dulu menjelaskan peristiwa gerhana!

1. Tiongkok Kuno


Cara Orang Jaman Dulu Menjelaskan Peristiwa Gerhana Legenda gerhana yang dipercaya orang duluSource: dragonw.fandom.com
Naga sedang melahap matahari

Di Tiongkok kuno, umumnya dikatakan bahwa peristiwa gerhana matahari terjadi ketika seekor naga langit menyerang dan melahap Matahari. Catatan peristiwa gerhana Cina adalah yang tertua di dunia yang berumur lebih dari 4.000 tahun. Untuk menakuti naga dan menyelamatkan Matahari, orang-orang akan menabuh drum dan membuat suara keras selama peristiwa gerhana. 

Karena Matahari selalu “kembali” setelah keributan ini, mitos mengenai gerhana ini benar-benar dipercaya dan diabadikan. Menariknya, orang Cina kuno tidak terlalu terganggu oleh peristiwa gerhana bulan. Mereka hanya menganggapnya sebagai gangguan umum.

Baca Juga: Inilah Yang Terjadi Kalau Bulan Tiba-Tiba Menghilang

2. India


Cara Orang Jaman Dulu Menjelaskan Peristiwa Gerhana Legenda gerhana yang dipercaya orang duluSource: tadst.com
gerhana terjadi saat kepala iblis menutupi matahari

Mitologi Hindu kuno memberikan penjelasan yang agak grafis dan mengganggu untuk peristiwa gerhana matahari. Menurut legenda, iblis yang licik bernama Rahu berusaha meminum nektar para dewa untuk mencapai keabadian. Menyamar sebagai seorang wanita, Rahu berusaha menghadiri perjamuan para dewa dan ditemukan oleh Wisnu. 

Sebagai hukuman, iblis itu segera dipenggal, dan kepalanya yang dipenggal terbang melintasi langit dan membuat Matahari gelap selama peristiwa gerhana. Beberapa versi mengatakan bahwa Rahu sebenarnya bisa mencuri seteguk nektar tetapi dipenggal sebelum eliksir mencapai seluruh tubuhnya, jadi baru kepalanya saja yang mencapai keabadian. 

Kepalanya yang abadi dalam mengejar Matahari, terkadang menangkap dan menelannya, tetapi Matahari dengan cepat muncul kembali, karena Rahu tidak memiliki tenggorokan.

3. Inka


Cara Orang Jaman Dulu Menjelaskan Peristiwa Gerhana Legenda gerhana yang dipercaya orang duluSource: www.enigmaperu
Pertanda kemarahan dewa matahari

Suku Inka di Amerika Selatan menyembah Inti, dewa matahari yang sangat kuat. Inti diyakini sebagai dewa yang baik hati, tetapi peristiwa gerhana matahari dipahami sebagai tanda kemarahan dan ketidaksenangannya. Saat peristiwa gerhana, para pemimpin spiritual akan berusaha untuk menemukan sumber kemarahannya dan menentukan pengorbanan mana yang harus dipersembahkan. 

Meskipun Inca jarang mempraktikkan pengorbanan manusia, diperkirakan bahwa suatu peristiwa gerhana kadang-kadang dianggap cukup serius sehingga mereka harus mengorbankan manusia. Saat terjadi gerhana, biasanya mereka juga berpuasa dan para petinggi suku menarik diri selama setelah peristiwa gerhana.

Baca Juga: Menatap Matahari Kelamaan, Semengerikan Ini Dampaknya

4. Penduduk asli Amerika


Cara Orang Jaman Dulu Menjelaskan Peristiwa Gerhana Legenda gerhana yang dipercaya orang duluSoyrce: townnews.com
Tupai hitam nakal menggerogoti matahari

Ada berbagai versi dari mitos gerhana matahari. Menurut legenda Choctaw, tupai hitam nakal yang menggerogoti Matahari adalah penyebab peristiwa gerhana. Seperti mitos naga di Cina, tupai harus ditakuti oleh teriakan dan kegaduhan. Sedangkan orang-orang Ojibwa dan Cree punya cerita bahwa seorang bocah lelaki (atau kadang-kadang manusia kerdil) bernama Tcikabis berusaha membalas dendam pada Matahari karena membakarnya. 

Meskipun ada protes dari saudara perempuannya, dia menangkap Matahari dan menyebabkan peristiwa gerhana. Berbagai binatang mencoba melepaskan Matahari dari perangkapnya, tetapi hanya tikus yang dapat mengunyah tali dan mengembalikan Matahari ke jalurnya.

5. Afrika Barat


Cara Orang Jaman Dulu Menjelaskan Peristiwa Gerhana Legenda gerhana yang dipercaya orang duluSource: incredibilia.com
Gerhana terjadi sebagai imbas permusuhan di bumi

Batammaliba adalah orang-orang kuno di Togo utara dan Benin. Menurut legenda mereka, kemarahan manusia dan pertempuran berimbas pada Matahari dan Bulan. Hal ini menyebabkan bulan dan matahari berkelahi satu sama lain dan akhirnya terjadilah peristiwa gerhana. 

Ibu tetua yang legendaris, Puka Puka dan Kuiyecoke, mendesak penduduk desa untuk menunjukkan kedamaian kepada Matahari dan Bulan untuk meyakinkan mereka menghentikan perkelahian mereka. Selama peristiwa gerhana, orang Batammaliba menebus permusuhan lama dan secara damai bersatu untuk mendorong perdamaian di antara benda-benda langit.

Baca Juga: Mungkinkah Matahari Akan Berhenti Bersinar?