Canggih, Lima Stadion Ini Punya Teknologi Lapangan yang Bisa Digeser

Apr 8, 2019 6:00 AM

Sebagai salah satu sarana olahraga, stadion miliki peran penting dalam kelangsungan infrastruktur olahraga di sebuah negara. Apalagi ditambah hadirnya teknologi yang diterapkan dalam bangunan yang identik dengan penonton yang banyak tersebut membuat bangunan tersebut semakin menarik untuk dikunjungi.

Di dunia olahraga, keberadaan stadion menjadi sangat penting untuk sarana meraup penggemar sekaligus panggung bagi para atlet untuk memperlihatkan kemampuan mereka ke orang banyak. Termasuk di kancah persepakbolaan, stadion pun alami berbagai perubahan desain serta teknologi yang diterapkan demi keamanan dan kenyamanan bagi mereka yang memakainya.

Berbagai teknologi muktahir diterapkan dalam stadion sepakbola dari dulu hingga sekarang. Dimulai dari sistem keamanan hingga fitur lapangan dalam stadion yang bisa dibongkar pasang ataupun dipindahkan, bangunan tersebut pun menjelma dari hanya tempat penggemar menonton pertandingan menjadi salah satu sarana hiburan olahraga.

Teknologi rectractable pitch atau lapangan geser menjadi salah satu yang cukup jarang ditemui di stadion-stadion dunia. teknologi yang mampu mengganti lapangan untuk mode berbeda menjadi kelebihan yang berfungsi untuk mengantisipasi rumput stadion rusak dengan mengeluarkan lapangan tersebut ke luar stadion. Dirangkum dari berbagai sumber, ini lima stadion di dunia yang menggunakan teknologi lapangan yang bisa digeser sejak pertama kali diterapkan tahun 1998.

Baca Juga: Dibuka Akhir 2019, Seperti Apa Bentuk Kolam Renang Terdalam Dunia di Polandia?


1. GelreDome Arena, Belanda


GeldreDome ArenaSource: WBA
Gelredome Arena, stadion dengan teknologi lapangan geser pertama kali di dunia.

Stadion yang menjadi markas dari klub sepakbola Belanda, Vitesse Arnhem, GelreDome Arena merupakan pemakai pertama dari teknologi lapangan ketika stadion tersebut dibuka pada tahun 1998. Stadion yang berkapasitas 26 ribu penonton itu memiliki lapangan rumput yang bisa digeser untuk keperluan tertentu, termasuk untuk konser musik.

Selain lapangan yang bisa digeser, stadion yang terletak di kota Arnhem tersebut juga miliki atap yang bisa dibuka-tutup (rectractable roof) yang digunakan ketika hujan datang. Stadion tersebut juga digunakan sebagai venue Piala Eropa 2000 yang saat itu berlangsung di Belanda dan Belgia.



2. Sapporo Dome, Jepang


Sapporo DomeSource: cnn.com
Sapporo Dome yang menjadi salah satu stadion yang mampu berubah mode dari lapangan baseball jadi lapangan sepakbola.

Salah satu stadion unik hadir di negeri matahari terbit. Sapporo Dome dibangun dan dibuka pada tahun 2001 dengan serangkaian fitur menarik seperti teknologi lapangan yang bisa digeser hingga konfigurasi kursi penonton yang bisa disesuaikan untuk pertandingan baseball ataupun sepakbola.

Baca Juga: Ini Dia Kelebihan Dari Teknologi 5G, Siap-siap Nih Untuk Beralih Ke 5G!




Stadion yang terletak di utara Jepang tersebut saat ini dipakai untuk klub sepakbola Hokkaido Consadole Sapporo dan klub baseball Hokkaido Nippon-Ham Fighters. Berkapasitas 41,580 kursi penonton, Sapporo Dome juga sempat digunakan untuk konser musik serta ajang olahraga internasional seperti Piala Dunia Sepakbola tahun 2002 dan Piala Dunia Rugby 2019.


3. Veltins Arena, Jerman


Veltins ArenaSource: schalke04.de
Veltins Arena, stadion di Jerman yang miliki teknologi lapangan yang bisa digeser.

Stadion yang bernama asli Arena AufSchalke ini memang menjadi salah satu markas dari salah satu klub raksasa sepakbola Jerman, Schalke 04. Dibuka pada tahun 2001, stadion yang berkapasitas 62 ribu penonton lebih itu juga miliki lapangan yang bisa digeser.

Selain miliki lapangan geser, Veltins Arena juga miliki atap yang bisa dibuka-tutup seperti GelreDome yang ada di Arnhem untuk keperluan acara yang membutuhkan venue dalam ruangan seperti konser musik ataupun turnamen olahraga yang butuhkan area dalam ruangan.

Baca Juga: 5 Teknologi Baru yang Menggemparkan Dunia


 
4. Statefarm Stadium, Amerika Serikat


Statefarm StadiumSource: azcentral.com
Statefarm Stadium, stadion megah di wilayah Arizona, Amerika Serikat.

Stadion yang berfungsi sebagai arena olahraga American Football ini juga miliki teknologi lapangan yang bisa dipindahkan untuk keperluan tertentu. Markas dari klub American Football, Arizona Cardinals dan Fiesta Bowl yang dibuka pada tahun 2006 ini memiliki kapasitas kursi penonton sebesar 63 ribu lebih dan sudah lakukan renovasi sebanyak dua kali pada tahun 2014 dan 2017. Sebelum hak nama diberi perusahaan Statefarm, stadion ini sempat bernama Arizona Cardinals Stadium dan University of Phoenix Stadium.



Seperti stadion modern pada umumnya, Statefarm Stadium yang terletak di Glendale, Arizona, Amerika Serikat ini juga memiliki atap yang bisa dibuka-tutup yang mengakomodir acara yang membutuhkan ruangan tertutup.


5. Tottenham Hotspur Stadium, Inggris


Tottenham Hotspur StadiumSource: sbnation.com
Tottenham Hotspur Stadium, stadion baru Tottenham Hotspur yang punya teknologi lapangan geser tercanggih.

Baru dibuka pada tahun 2019, stadion yang terletak di ibukota Inggris, London ini menjelma jadi salah satu stadion klub sepakbola dengan kapasitas terbesar sekota London, selain stadion Wembley yang memegang rekor sebagai stadion terbesar Inggris. Stadion ini pun jadi kebanggaan bagi klub sepakbola Inggris, Tottenham Hotspur setelah stadion lamanya dibongkar.

Berkapasitas 62 ribu lebih penonton, stadion yang dibangun di lahan stadion lama Spurs, White Hart Lane juga miliki beberapa teknologi canggih. Termasuk diantaranya adalah lapangan mereka yang bisa dipindah atau digeser. Tapi uniknya ketika lapangan digeser, ada tiga bagian lapangan yang terpisah dan mulai disambung saat seluruh bagian sudah masuk ke dalam stadion.

Baca Juga: 4 Bandara Baru yang Dinanti Dunia Tahun 2019



Diantara lima stadion tadi, stadion mana yang buat kalian berminat untuk berkunjung atau mencoba menonton pertandingan langsung kesana?