Buang Angin Berlebihan Bisa Jadi Tanda Bahaya, Kok Bisa?

Apr 3, 2019 5:00 AM

Buang Angin atau kentut adalah proses keluarnya gas melalui dubur akibat akumulasi gas di dalam perut yang ditandai dengan rasa mulas di perut. Buang Angin adalah hal biasa, namun jika terlalu sering, tentunya bisa jadi mengganggu. Bukan hanya karena bau dan membuat tidak nyaman, buang angin secara berlebihan juga bisa jadi pertanda penyakit lain. Apa alasannya?

Buang angin disebabkan oleh menumpuknya gas dalam usus. Normalnya, manusia buang angin sekitar 10 kali sehari. Jika kamu buang angin lebih dari 

10 kali dalam sehari, itu artinya buang angin kamu sudah diluar batas. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan buang angin berlebihan, diantaranya:

Baca juga: Minum Air Kencing Sendiri Baik Bagi Kesehatan, Fakta atau Mitos?

Mengkonsumsi Makanan Tertentu

Beberapa jenis makanan bisa menyebabkan buang angin berlebihan. Contoh makanannya adalah apel, pisang, brokoli, dan kubis. Sayur dan buah tersebut dicerna dalam waktu yang lama sehingga memicu buang angin dengan bau yang tidak sedap.

Saat kamu mengalami masalah pencernaan, mengkonsumsi makanan yang mengandung fruktosa dan sorbitol juga menimbulkan gas pada saluran pencernaan.

Makanan lain yang bisa menyebabkan buang angin berlebihan adalah

- Kacang-kacangan

- Susu dan produk yang mengandung susu

- Dedak/kulit padi

- Minuman berkarbonasi, seperti bir dan soda

- Fruktosa, yaitu pemanis dalam beberapa buah dan produk tertentu

- Sorbitol, yaitu pemanis buatan pada produk berlabel bebas gula

- Bawang

- Wortel, seledri.

- Pasta, kentang

Menelan Terlalu Banyak Angin

Menelan angin adalah hal wajar, jika tidak berlebihan. Tanpa kamu sadari, kegiatan seperti merokok, mengunyah permen karet, makan terlalu cepat, dan makan sambil berbicara bisa membuat angin masuk terlalu banyak ke saluran pencernaan kamu. Saat angin masuk terlalu banyak, itu bisa membuat kamu kembung dan buang angin berlebihan.

Baca juga: Berkhayal Ternyata Ada Manfaatnya untuk Mental Mu Loh!

Selain itu, menghisap permen, minum menggunakan sedotan, dan sering menelan ludah juga bisa menyebabkan kamu terlalu banyak menelan angin.


Buang angin

Saat angin masuk terlalu banyak, itu bisa membuat kamu kembung dan buang angin berlebihan. (Source: inkedmag.com)

Tanda Penyakit lain


Jika bukan dari dua faktor yang disebutkan di atas, buang angin berlebihan mungkin berasal dari kondisi kesehatan kamu. Kondisi yang berpotensi memicu buang angin berlebihan di antaranya adalah gastroenteritis (infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang usus atau perut), sembelit, intoleransi makanan (seperti intoleransi laktosa). Penyakit seperti sindrom iritasi usus dan penyakit celiac juga dapat menyebabkan buang angin berlebihan.

Kapan Buang Angin Dianggap Berbahaya?

Jika perut kembung dan sering kentut tidak jelas penyebabnya apalalgi disertai dengan gejala lainnya seperti sakit perut, diare, sembelit, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, darah dalam tinja (BAB berdarah), tanda-tanda infeksi, seperti suhu tinggi, muntah, menggigil, nyeri sendi dan nyeri otot.

Baca juga: Buah Pir Mampu Membuat Kulit Mu Menjadi Lebih Sehat

Gejala tersebut bisa menjadi indikator masalah kesehatan yang lebih serius dan memerlukan penyelidikan, seperti pemeriksaan darah atau tinja untuk mencari penyebabnya.