Brain Freeze, Kenapa Makan Es Krim Terlalu Cepat Bikin Sakit Kepala?

Mar 25, 2019 11:00 AM

Bete nggak sih tiba-tiba kepala terasa seperti ditusuk-tusuk paku saat lagi asyik makan es krim? Tidak cuma es krim, meminum berbagai minuman dingin juga bisa menyebabkan hal yang populer disebut brain freeze ini.

 

Baca juga: Tidak Ada PR! Salah Satu Resep Pendidikan Maju di Finlandia

Kenapa ya bisa begitu? Secara medis, brain freeze dikenal sebagai cold stimulus headache (CSH). Seperti namanya, sakit kepala satu ini muncul karena terpicu suhu dingin. Biasanya, terjadi ketika kita mengonsumsi makanan atau minuman dingin terlalu cepat di saat cuaca sedang panas-panasnya.

Pernah mendadak sakit kepala saat makan es krim?Source: Pixabay
Pernah mendadak sakit kepala saat makan es krim?

Dikutip dari laman Hello Sehat, singkatnya meski populer disebut "pembekuan otak", sebenarnya rasa sakit tidak terjadi bukan di otak, melainkan di luar lapisan pelindung otak yang disebut meningen tempat pembuluh darah bertemu.

Saraf trigeminal di langit-langit mulut akan bereaksi ketika sesuatu yang dingin menyentuhnya . Suhu di bawah nol derajat celcius yang memicu saraf tersebut lalu mengirimkan sakit ke area pelipis.

Baca juga: Netflix Buat Jatuh Cinta Penonton, Lewat Pandangan Pertama!

Science Insider dalam sebuah video menjelaskan, bahwa selain saraf trigeminal, terdapat berbagai saraf lainnya yang bisa menyebabkan sakit di area kepala. Seperti sakit gigi, yang dapat mengiritasi saraf mandibula sehingga menimbulkan sakit kepala di bagian tengah.

Meski begitu, brain freeze ini lebih mirip dengan yang terjadi pada kaki dan tangan kita bila terlalu dingin. Untuk menormalkan suhu, tubuh akan mengalirkan  darah ke area tersebut. Dalam prosesnya, pembuluh darah akan mengembang dan menimbulkan sakit. 


Sama dengan brain freeze, pembuluh darah di otak akan melebar dan menyebabkan rasa sakit di sekitar. Rasa sakitnya sendiri tidak akan berlangsung lama dan akan segera menghilang dengan sendirinya ketika suhu normal kembali.

Uniknya, meski semua orang memiliki saraf trigeminal, tidak semua mengalami sensasi sakit kepala ketika mengonsumsi makanan dan minuman dingin terlalu cepat. Di setiap daerah pun berbeda-beda.

Di Amerika Serikat misalnya, para ilmuwan mengestimasikan bahwa hanya 37% orang yang mengalaminya. Di Taiwan, hanya 41% dari anak-anak yang mengalaminya. Sedangkan di Denmark, hanya 15% orang dewasa yang mengalami brain freeze. Bikin iri nggak, sih?

Source: Pixabay Tidka semua orang mengalami brain freeze. Bikin iri nggak sih?Source: Pixabay
Tidak semua orang mengalami brain freeze. Bikin iri nggak sih?

Ilmu pengetahuan sendiri belum menemukan penyebab pasti mengapa sebagian orang bisa mengalami brain freeze ketika mengonsumsi makan atau minuman terlalu cepat, sementara lainnya tidak masalah sama sekali. Namun sebuah studi mengungkapkan, bahwa 93% penderita migrain alias pusing sebelah berpotensi lebih besar untuk mengalami brain freeze.

Baca juga: Hanya Dianggap Sebagai Bunga Tidur, Kenapa Mimpi Bisa Jadi Kenyataan?

Jadi yang jelas, meski nikmatnya luar biasa, pelan-pelan saja saat makan menikmati makanan dan minuman dingin supaya tidak sakit kepala. Es krimnya nggak bakalan lari kemana-mana, kok!

(ruw)