Bergizi dan Kaya Protein, Inilah Fakta Serangga yang Layak Dimakan!

Sep 10, 2019 3:00 AM

Makanan bernutrisi dan memiliki protein memang dibutuhkan bagi setiap orang. Namun, bagaimana jika sumber kesehatan keduanya berasal dari hewani yang tak biasa dari jenis serangga?

Serangga membentuk bagian dari diet setidaknya dua miliar orang di seluruh dunia. Sementara 1.900 spesies dilaporkan telah digunakan sebagai makanan yang belum banyak dikonsumsi oleh manusia. Berikut fakta mengenai serangga yang kaya akan nutrisi dan protein sekaligus layak dikonsumsi manusia!

Baca Juga: Kenapa Sate Ditusuk? Ternyata Ini Asal Usulnya

Serangga yang Paling Banyak Dimakan


Bergizi dan Kaya Protein, Inilah Fakta Serangga yang Layak Dimakan!Source: PanganPedia
Belalang goreng

Food and Agriculture Organization (FAO) menyebut bahwa kumbang, ulat, lebah, tawon, semut, belalang, belalang, jangkrik, jangkrik, daun, wereng, serangga skala dan serangga sejati, rayap, capung, dan lalat adalah serangga yang sering dikonsumsi oleh manusia di berbagai penjuru dunia.

Serangga Kaya akan Protein


Bergizi dan Kaya Protein, Inilah Fakta Serangga yang Layak Dimakan!Source: Citypages
Kaya protein

Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, serangga adalah alternatif yang sehat dan bergizi untuk makanan pokok, seperti ayam, babi, sapi, dan bahkan ikan. Banyak serangga kaya akan protein, lemak baik dan tinggi kalsium, zat besi dan seng. Mereka juga rendah kalori.

Baca Juga: Traveling Ke Thailand? Jangan Lewatkan Street Food Ini

Berapakah Kandungan Proteinnya?


Bergizi dan Kaya Protein, Inilah Fakta Serangga yang Layak Dimakan!Source: Healthline
Tepung kriket yang dibuat dari serangga

Seratus gram tepung kriket (berasal dari kandungan serangga) memiliki kandungan 65 gram protein, sementara 100 gram steak mengandung kurang dari 30 gram protein.

Bagaimana Cara Memakannya?


Bergizi dan Kaya Protein, Inilah Fakta Serangga yang Layak Dimakan!Source: TheLocal
Banyak restoran menyajikan serangga

Penggilingan adalah metode umum untuk memproses serangga. Bubuk kriket (tepung kriket), yang merupakan kriket panggang yang digiling, menambahkan rasa kacang atau tanah yang halus pada apa pun yang Anda panggang atau masak, termasuk kue, kue, muffin, protein shake, sup, dan cabai. Jika Anda hanya menambahkan sedikit, Anda tidak akan merasakannya.

Baca Juga: Waspada Ini Bahaya Memakan Kerang Hijau!

Dengan cara tersebut, jangkring utuh atau ulat cacing akan terasa sangat mirip keripik kentang. Jangkrik utuh dapat dilapisi cokelat, sedangkan jangkrik dan ulat makan juga dapat digunakan sebagai hiasan, seperti crouton dalam salad atau sup. Orang dengan alergi makanan laut harus berhati-hati karena ada hubungan yang jauh antara beberapa serangga dan kerang. Jika Anda memiliki alergi terhadap gigitan atau sengatan serangga, Anda juga harus berhati-hati. 

Serangga seperti jangkrik bebas gluten, tetapi biji-bijian tempat mereka tumbuh biasanya tidak ada, jadi beberapa perusahaan telah merancang pakan khusus untuk mengakomodasi individu dengan penyakit celiac. Dan yang pasti, serangga harus selalu dimasak untuk dikonsumsi agar aman.