Beralih Profesi Jadi Youtuber, Benarkah Bisa Bikin Cepat Kaya?

Jan 18, 2019 8:17 AM

Bekerja sebagai karyawan kantoran kini bukan satu-satunya cara untuk meraih kesuksesan. Bagi generasi millennials melakukan usaha yang disukai bisa jadi ladang rezeki untuk meraih impian. Social media terus mengembang diri menjadi sasaran anak muda dalam melahirkan ide-ide kreatif. Eksistensi di Youtube rupanya membawa peluang yang sangat luar biasa lho.

Kamu tahu dong, Youtuber hits, Atta Halilintar yang berhasil memiliki lebih dari 8 juta subscriber. Melalui konten-konten kesehariannya, Atta mampu memikat jutaan penoton dalam waktu singkat. Sebenarnya enggak ada konten yang terlalu spesial dalam vlog yang disajikan Atta. Gaya dan ciri khasnya dalam berkomunikasi menjadi daya tarik para penonton yang didominasi oleh anak remaja.

Bayangkan saja, kehadiran konten-konten di Youtube mampu menggeser tayangan di televisi. Hampir 60% masyarakat khususnya millennials lebih memilih Youtube sebagai tontonan. Makanya enggak heran kalau kini banyak yang bilang jadi Youtuber bisa bikin cepat kaya.

Bayangkan saja, Youtube memberikan bayaran melalui adSense sebesar 5 dollar atau setara Rp 13 ribu sampai Rp 67 ribu, seandainya saja bila satu video ditonton lebih dari satu juta kali. Belum lagi pemasukan iklan sebesar 50%. Berapa rupiah tuh kira-kira yang bisa dikantongi?

Jadi Youtuber juga enggak memerlukan pendidikan yang spesifik, yang paling penting kamu berani, kreatif dan jago ngoceh. Bicara di depan kamera sendirian ternyata gampang-gampang susah lho, kita harus tetap bisa ngomongin topik yang menarik dan pastinya dengan bahasa yang santai tapi tetap enak di dengar.

Okeh, balik lagi. Memilih profesi sebagai Youtuber ternyata juga cukup menjanjikan. Karena selain dari AdSense, para Youtuber juga mendapat kucuran dana dari Patreon yakni sebuah platform crowdfunding yang mengolah sang konten kreator dengan pecintanya. Misalnya saja, aksi sosial yang dilakukan Youtuber sehingga melibatkan para pecintanya.

Selain Atta Halilintar, ada pula Youtuber yang memiliki penghasilan tak jauh berbeda. Jovi Adhiguna, Tasya Farasya dan Suhay Salim merupakan sedikit dari puluhan beauty vlogger yang sukses meraih pundi-pundi dari Afiliasi link. Selain AdSense, Afiliasi link berupa review suatu produk kecantikan di video mereka. Satu video yang diunggah mampu meraih keuntungan sekitar 20 persen dari total penjualan produk tersebut. Lumayan kan dana segar tambahan selain dari viewers.

Lain lagi yang dilakukan Youtuber ternama, Arief Muhammad. Sejak dulu, Arief konsisten menyajikan konten-konten inspirasif bagi para viewersnya. Sebagai Youtuber senior, enggak heran kalau sederet sponsor berlomba-lomba untuk memperkenalkan produknya melalui video kreatif yang dibuat Arief. Sebuah perusahaan akan secara langsung bekerja sama untuk mempromosikan produknya dengan tayangan promosi namun dikemas dengan sangat inspiratif. Satu konten video yang bekerja sama dengan sponsor bisa menghasilkan 12 kali keuntungan lebih besar dari AdSense.

Gimana, kamu tertarik jadi Youtuber? Buruan deh, mulai sekarang bikin konten yang anti-mainstream sehingga bisa memberikan impact yang bagus buat banyak orang. Ingat yah jangan asal sekedar viral.(ayi)