Ada di Indonesia! Ini Pekerjaan Bergaji di Atas 8 Juta Bagi Fresh Graduate

Jul 29, 2019 8:00 AM

Belakangan ini dunia maya cukup ramai membicarakan seseorang yang mengaku fresh graduate lulusan Universitas Indonesia, yang mengaku mendapat tawaran wawancara kerja. Hal yang menarik perhatian bukan wawancara kerjanya, melainkan dia mengeluh karena “hanya” ditawari gaji 8 juta. 

Entah postingan tersebut nyata atau hanya rekaan saja, yang jelas banyak netizen yang marah karena orang tersebut dianggap terlalu sombong. Beberapa bahkan memaki dan mengingatkan masih untung dapat kerja dengan gaji 8 juta, fresh graduate lainnya malah masih berjuang mencari pekerjaan. 

Baca Juga : Beralih Profesi Jadi Youtuber, Benarkah Bisa Bikin Cepat Kaya?

Menurut Pambudi Sunarsihanto, Chairman ASEAN Human Development Organization, pada dasarnya wajar-wajar saja seorang fresh graduate meminta gaji lebih dari 8 juta, tapi dengan catatan harus mampu membuktikan jika dia memang pantas dengan gaji tersebut (lebih dari 8 juta). 

Perlu dicatat, tidak ada bedanya lulusan UI atau universitas lainnya. Dalam dunia kerja, yang pertama dilihat adalah kemampuan, etos kerja, kreativitas, produktivitas dan sikap kerja. Meskipun lulusan dari universitas yang tidak dikenal, kalau kemampuannya baik, tentu gaji tinggi pantas dia dapatkan. 

Pekerjaan Bergaji Tinggi Bagi Fresh Graduate


Selebrasi lempar togaSource: beritagar
Selebrasi lempar toga

Banyak yang bilang, bagi fresh graduate, diterima kerja di perusahaan saja sudah untung. Kalau sudah profesional, baru dia bisa menentukan berapa gaji yang diinginkannya. Sementara menurut riset Kelly Services, rata-rata fresh graduate di Indonesia sekitar 4 juta, atau bahkan kurang. 

Bisanya, jenis pekerjaan dengan gaji sekitar 4 jutaan tersebut meliputi Finance Executive, Resepsionis, Sales Executive, Marketing Executive dan HR Executive Retail. Tentu saja jenis industri atau bidang kerja bisa sangat memengaruhi besaran gaji yang akan diterima. 

Baca Juga : 4 Kerja Online Ini Bikin Dompetmu Lebih Tebal!

Sementara itu, riset yang dilakukan Glassdoor terkait pekerjaan yang mendatangkan banyak penghasilan, menyebut ada beberapa profesi bagi fresh graduate yang memiliki gaji dengan penghasilan di atas 8 juta, di antaranya: 

  1. Data Scientist

  2. Software Engineering

  3. Product Manager

  4. Investment Banking Analyst

  5. Product Designer

  6. UX Designer

  7. Implementation Consultant

  8. Java Developer

  9. Systems Engineer

  10. Software Developer

Hire me PleaseSource: Bogor.net
Pekerjaan untuk fresh graduate

Menurut data di atas, kebanyakan profesi yang memberi gaji tinggi untuk fresh graduate berasal dari dunia IT. Hal ini tidak mengejutkan memang, mengingat belakangan ini perkembangan dunia teknologi informasi memang sedang kencang-kencangnya.

Menurut S&P 500 Link Up Jobs Index, lowongan kerja di sektor IT mengalami peningkatan yang cukup tinggi, yakni sekitar 4% dalam setahun. Sementara untuk industri keuangan yang dulu paling diminati, justru mengalami penurunan hingga 10%. 

Sementara itu, Amanda Stansell, senior analis riset Glassdoor, permintaan orang-orang dengan kemampuan IT, mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pasalnya, banyak industri berkembang yang membutuhkan mereka, tapi ketersediaan SDM-nya masih sangat sedikit. 


Data scientist bergaji paling tinggiSource: ITProPortal
Data scientist bergaji paling tinggi

Sekarang ini, pekerjaan yang berhubungan dengan e-commerce, perusahaan digital, dan perusahaan modal ventura, terbilang cukup menjanjikan. Di Amerika sendiri, berdasarkan riset Glassdoor, gaji fresh graduate sekitar USD 95 ribu atau sekitar Rp 1,3 Miliaran per tahun. 

Baca Juga : Hanya di 5 Negara ini Pengangguran Punya Penghasilan Rutin Tiap Bulan

Sedangkan untuk Indonesia, untuk bidang-bidang di atas, Glassdoor melaporkan rata-rata fresh graduate mendapatkan gaji sekitar 12-15 juta per bulan. Sedangkan mereka yang sudah punya pengalaman, bisa mendapat gaji lebih dari 20 juta per bulan. 

Tapi ingat, semua data-data di atas selalu menambahkan keterangan, tergantung dari industri dan perusahaan tempat kamu bekerja. Kalau kemampuan finansial perusahaan tersebut masih lemah, ya mau enggak mau kamu harus terima gaji seadanya, atau loncat cari perusahaan yang lebih bonafit.