Benarkah Mengonsumsi Micin Terlalu Banyak Bisa Bikin Bodoh?

Jul 8, 2019 5:00 AM

Siapa tidak tahu micin di jaman sekarang? Hampir semua kalangan tentu mengetahui salah satu bahan tambahan makanan yang membuat citarasa menjadi semakin lezat ini. Namun, banyak sekali mitos yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia mengenai penggunaan micin terlalu banyak. Salah satunya adalah micin dianggap dapat membuat seseorang menjadi bodoh. Apakah hal itu benar? infia.co akan berusaha mengungkapnya dengan penjelasan ilmiah.


Apa Benar Micin Bisa Mempengaruhi Tingkat Kecerdasan atau Kepintaran Seseorang?


orang bodohSource : moneysmart.id
Micin Tidak Bikin Bodoh

Nama lain dari micin sendiri adalah Monosodium Glutamat atau yang lebih akrab dengan singkatan MSG. Bahan tambahan makanan ini memang sering ditambahkan pada setiap masakan demi membuat citarasanya makin lezat dan sedap. Namun, apakah benar mengonsumsi micin atau MSG dapat membuat penurunan sistem kerja otak sehingga menyebabkan kebodohan? Jawabannya adalah tidak.

Hingga saat ini, tidak ada penjelasan ilmiah yang dapat mengatakan apabila kandungan micin atau MSG dapat berbahaya bagi saraf-saraf otak. Penggunaan micin atau MSG memang tidak sepenuhnya sehat dan dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Namun, gangguan kesehatan yang disebabkan juga tidak menyerang hingga tingkat kecerdasan seseorang. Beberapa contoh gangguan kesehatan yang dapat disebabkan oleh konsumsi micin adalah gatal-gatal, mual, kepala pusing, dan keringat dingin.

Baca Juga: "Generasi Mecin" dan Sepotong Kenangan dalam Jajanan SD yang Kembali Hits


Apa Penggunaan Micin Untuk Masakan Diperbolehkan?


penggunaan micinSource : doktersehat.com
Menggunakan Micin Untuk Masakan


Pertanyaan seperti ini juga kerap kali dilontarkan oleh banyak orang karena mereka sadar betapa besar dampak yang dibawa oleh micin kepada setiap masakan. Jika tidak diberi micin, sebagian orang menganggap bahwa masakan mereka kurang sedap dan memiliki citarasa yang kurang 'nendang'. Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu kita masih boleh menambahkan micin atau MSG ke dalam setiap masakan yang kita buat. Namun, patut diperhatikan jumlah micin yang dituangkan pada masakan yang dimaksud.

Gunakan takaran secukupnya dan jangan menggunakan micin terlalu banyak. Secara hitungan kasar, cukup masukkan satu sendok teh kecil micin pada setiap masakan yang dibuat untuk keluarga. Dengan konsumsi yang wajar dan sesuai dengan takaran, tentu hal ini tidak dapat membuat tubuh manusia mengalami gangguan kesehatan secara serius apalagi dapat membuat tingkat kecerdasan seseorang menjadi menurun.

Baca Juga: Jangan Minum Teh Setelah Makan Steak, Ini Alasannya!

Sejatinya, kita juga tidak bisa melepaskan micin atau MSG dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun banyak yang mengira bahwa micin tersebut terbuat dari tetesan tebu, rupanya beberapa bahan makanan sehari-hari juga memiliki kandungan MSG alami. Beberapa bahan makanan yang dimaksud tersebut adalah wortel, bawang putih, kecap, kaldu ayam, dan juga kentang. Mau tidak mau, beberapa bahan masakan tersebut juga selalu kita gunakan dalam setiap masakan yang dibuat. Hanya saja dengan menggunakan MSG, semua citarasa tersebut dapat didapat dengan satu sendok teh bubuk micin saja.


Kesimpulan

masak di rumahSource : dictio.id
Memasak Sendiri di Rumah

Untuk memperjelas, perkataan banyak orang yang menyebut makan micin dapat membuat otak bodoh tentu dapat diklaim sebagai mitos. Hal ini dilakukan agar orang-orang tidak mengonsumsi micin dalam jumlah yang terlalu berlebihan. Sebab, banyak penjual makanan yang memang menggunakan takaran micin di luar batas normal. 

Baca Juga: Kengerian yang Bakal Terjadi Kalau Kita Hanya Makan Daging

Hal ini ditujukan agar membuat citarasa makanan yang mereka jual menjadi semakin sedap dan menggugah konsumen untuk membelinya. Demi mencegah konsumsi micin yang terlalu banyak, ada baiknya kita selalu memasak sendiri di rumah. Selain lebih sehat, kebersihan dari bahan makanan juga dapat kita kontrol dengan baik.