Benarkah Kemiskinan Mempengaruhi Kemampuan Berpikir Pada Anak?

Mar 25, 2019 12:00 PM

Mungkin dibeberapa negara kini telah merasakan di mana angka kemiskinan semakin tinggi setiap harinya. Begitu juga dengan pengangguran.

Baca juga: Kenapa Kita Kerap Mengalami Beser Atau Sering Buang Air Kecil?

Namun, siapa sangka bahwa ternyata kemiskinan menjadi akar dari segala permasalahan kesehatan?

miskinillustrasi seorang anak
Sumber foto: Audiologyassociates.co.uk

Dilansir dari Vice, di tahun 2011 angka pendapatan rendah meningkat hingga 29 persen. Angka ini meningkat jika dibandingkan pada tahun 1971 yang hanya 25 persen. Bahayanya, jika seorang anak yang lahir di keluarga yang mempunyai pendapatan rendah, hal ini akan berpengaruh pada perkembangan otaknya.

Baca juga: Jangan Norak Kalau Snorkeling! Bencana yang Bakal Terjadi Bila Terumbu Karang Musnah

Sebuah penelitian mengungkap bahwa, rata-rata IQ anak-anak yang terlahir di keluarga yang memiliki pendapatan rendah mencapai 80 dari 100. Namun, jika keluarga tersebut mengalami penurunan pada tingkat ekonomi, IQ anak tersebut juga akan menurun.

miskinIlustrasi seorang anak yang belajar di dalam kelas.
Sumber foto: Shutterstock

Hal ini juga berkaitan pada tingkat ingatan. Anak-anak yang menjalani masa kecil di keluarga yang berpenghasilan rendah atau kemiskinan, akan membuat anak tersebut memiliki daya ingat yang lebih rendah dibandingkan dengan anak yang lahir dari keluarga yang berekonomi cukup. Hal ini menunjukkan bahwa, semakin lama hidup dalam kemiskinan, maka akan semakin buruk juga daya ingatannya.

Hal ini tidak semata-mata hanya karena pendapatan yang rendah, namun juga berkaitan dengan tingkat stres seseorang yang terpengaruh dari penghasilan rendah itu tadi.

miskinIlustrasi stres akibat uang yang terus keluar.
Sumber Foto: Shutterstock

Stress memang sangat berpengaruh pada fungsi otak dalam mengingat, berpikir dan belajar. Hal ini disebabkan oleh hormon stres kortisol yang menjajah area hippokampus dan corteks prefrontal.

Baca juga: Kenapa Lobster Harus Direbus Hidup-hidup Sebelum Dihidangkan?

Oleh sebab itu, mari kita saling membantu dan berbagi, agar setidaknya kita dapat membantu tumbuh dan kembangnya seorang anak.