Belum Terbiasa dengan MRT Jakarta, Warga Inggris Aja Pernah Jet Lag Peradaban!

Mar 25, 2019 1:20 PM

Era digital dan keterbukaan hak menyampaikan pendapat, membuat masyarakat kita yang berselancar di internet (warganet) menjadi begitu agresif untuk mengomentari hal-hal yang sekiranya tidak sesuai dengan norma atau nilai yang berlaku pada lingkungan sekitarnya. Kadang menyayat hati, frontal, dan yang pasti sangat agresif!

Baca juga: Netizen Prihatin Saat Lihat Aksi Memalukan Oknum Pengguna MRT

Baru saja kita menyaksikan bersama bagaimana warganet beramai-ramai mengkritik keras dan pedas, aksi sebagian masyarakat yang berperilaku (dianggap) tidak semestinya ketika menjajal sarana transportasi baru, MRT Jakarta. Terekam dan ramai dipergunjingkan, momen intim makan bersama “lesehan” di salah satu stasiun Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta.


mrt Warga Inggris saat pertamakali mencoba eskalatorAda juga yang malah asyik bergelantungan saat berada dalam rangkaian, teganya lagi justru kursi yang diperuntukan untuk duduk, malah diinjak-injak. Warganet tidak terima? Menganggap aksi tersebut norak atau kampungan? Melegitimasi dengan label macam-macam rupa? Wajarkah persekusi digital dilayangkan pada mereka?

Baca Juga: Bumi Sudah Kotor dan Penuh, Bisakah Buang Sampah ke Luar Angkasa?

Oke, yang pasti bukan ranah kami untuk membenarkan atau menyalahkan pihak manapun. Yang jelas, memang beda peruntukannya antara transportasi publik dengan sarana rekreasi. Tapi kenapa bisa sampai begitu? Jangan heran! Bukan hanya Indonesia, negara lain yang memang sudah maju pun pernah mengalami hal serupa. Sebut saja jet-lag peradaban.

Warga Inggris bahkan pernah sampai mual, bahkan pingsan, saat mencoba pertama kali eskalator hadir di negaranya. Bagi warga London pada era Victoria di tahun 1898 kala itu, eskalator dianggap aneh. 

mrtEskalator pertama di Inggris pada tahun 1898

Para pengunjung pusat perbelanjaan Harrods di London, dimana menjadi eskalator pertama di Inggris, ditawari smelling salts, semacam obat yang dihirup untuk meredakan sakit kepala atau pingsan, saat mengalami trauma akibat mencoba eskalator tersebut.

Baca juga: Kok Banyak Orang yang Suka Memelihara Kucing?

Norak? Kampungan? Primitif? Terserah kalian mau memberi label apa tentang fenomena itu. Tapi yang jelas, ini adalah masa transisi sebuah peradaban baru. Memang harusnya tidak jauh beda dengan commuter line, memang! Tapi bagi mereka yang apa-apa serba pertama kali, butuh waktu untuk menyesuaikan.