JUUL Resmi Diluncurkan di Indonesia Untuk Bantu Kurangi Risiko Merokok!

July 12, 2019 4:10 AM

Indonesia merupaka negara dengan jumlah perokok terbanyak di Asean, menurut data dari Euromonitor, World Health Organization, setidaknya terdapat 67 juta perokok dewasa atau 39% dari jumlah populasi dewasa di Indonesia. Bahkan terdapat 14,7% kematian berhubungan dengan tembakau yang terjadi pada 2018. Namun dari data tersebut, dikathui sebanyak 48,8% perokok di Indonesia berencana untuk berhenti dari kebiasaan merokok yang selama ini mereka miliki.

Jika kamu merupakan seorang perokok yang memang berniat untuk berhenti, ada kabar baik untuk kamu! JUUL Labs, produsen Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) terkemuka dari Amerika Serikat, telah mengumumkan peluncuran perangkat JUUL dan JULpods di Indonesia. Peluncuran ini semakin mengukuhkan langkah JULL dalam misinya untuk meningkatkan kualitas hidup perokok dewasa di dunia, dengan menciptakan produk alternatif dari rokok. Perlu diketahui juga, dari data World Health Organization dan World Bank, Asia-Pasifik merupakan rumah bagi lebih dari 50% perokok di seluruh dunia, dari total perokok sebanyak 1 miliar. Bahkan, tembakau telah membunuh 1 dari 2 perokok atau 7 juta orang setiap tahunnya.

JUUL dirancang sebagai perangkat sederhana dengan teknologi yang dipatenkan, dengan mempertimbangkan kebiasaan merokok. Perangkat JUUL dan kartridnya (JUULpods) merupakan sistem tertutup (closed vaping system) dan menggunakan desain pengendalian suhu yang sudah dipatenkan, membuat penggunanya mendapat pengalaman vaping yang konsisten. JUUL merupakan perangkat yang ringkas karena tanpa memiliki tombol dan saklar, serta bebas dari abu dan bau.

Baca Juga: Kenapa Perokok Sulit Menghentikan Kebiasaan Merokok?

JUUL LabsJUUL Resmi Diluncurkan di Indonesia.


Perangkat JUUL dan JUULpods bisa dikatakan berbeda dengan produk lain yang sudah ada sebelumnya, inilah beberapa fitur perangkat JUUL dan JUULpods yang ditawarkan penggunanya:

Desain

Diciptakan untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda bagi perokok dewasa, karena JUUL menggunakan kartrid JUULpods yang mengandung e-liquid nikotin berbasis garam, perangkat JUULpods juga menggunakan mekanisme pemanasan untuk menciptakan aerosol dan dirancang untuk meminimalkan pembakaran.

Cara Kerja

Tampilan dan kesan yang diberikan perangkay JUUL membantu para perokok untuk mengendalikan kebiasan merokok dan varian yang disediakan memberikan pengalaman yang berbeda.

Pengalaman

Formula e-liquid milik JUUL yang berbahan dasar garam nikotin, meniru penggunaan nikotin pada rokok, sehingga menciptakan alternatifbagi perokok dewasa.

Baca Juga: Wajib Dicoba, Ini 5 Cara Mudah Hentikan Kebiasaan Merokok Secara Permanen


JUULpodsJUUL diciptakan dengan teknologi terdepan.


JUUL Labs berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup satu miliar perokok dewasa di dunia dengan menyediakan alternatif yang modern dengan teknologi terdepan dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghadirkan produknya. James Monsees, Pendiri dan Chief Product Officer JUUL Labs mengungkapkan, produknya sudah banyak digunakan oleh para perokok di Amerika Serikat sebagai altenatif terhadap rokok konvensional.

"Di JUULS Labs, misi global kami adalah untuk meningkatkan kualitas hidup perokok dewasa, dan kami melihat sejumlah kesuksesan dalam mencapai misi tersebut di negara di mana kami beroperasi. Di Amerika Serikat, kami melihat perokok konvensional mulai menggunakan JUUL sebagai alternatif. Kami berharap dengan hadirnya JUUL di Indonesia, perokok dewasa di negara ini juga memiliki alternatif yang sama," ungkap James Monsees.

Tidak bisa dipungkiri dalam menjalankan misinya, JUUL tanpa sengaja akan memunculkan potensi serius, yaitu penggunaan rokok elektrik oleh remaja di bawah umur. Namun JUUL memiliki komitmen untuk tidak berupaya mengentaskan masalah tersebut, dengan menerapkan rencana kerja yang ketat untuk mencegah penggunaan produknya di bawah umur.

Baca Juga: Bukan Hanya Impotensi dan Ejakulasi Dini, Merokok Membuat Penis Menciut

Salah satu cara yang dilakukan JUUL adalah dengan membatasi akses produknya melalui kebijakan dan pengawasan terhadap mitra ritel, bahkan JUUL juga berupaya agar produknya tidak memikat remaja melalui kode etik pemasaran dan iklan yang ketat, serta memberikan label nikotin yang sangat jelas. Selain itu, secara sensitif  JUUL juga menyesuaikan pendekatan dan setiap kegiatan yang dilakukannya di Asia-Pasifik dengan undang-undang dan peraturan yang relevan di setiap negara untuk mencegah penggunaan di bawah umur.