5 Bakteri Ini Ternyata Dapat Lindungi Kulit dari Infeksi. Kok Bisa?

July 7, 2019 3:48 AM

Pada kulit kita terdapat beberapa macam bakteri yang hinggap. Ketika mendengar kata bakteri, mungkin yang terlintas di pikiran kita yaitu bakteri dapat membuat kulit kita terinfeksi dan harus dibersihkan agar terbebas dari infeksi dalam kulit kita. 

Kita perlu waspada jika bakteri yang dijelaskan tersebut bersarang di kulit ,karna bisa menyebabkan kerugian bagi diri kita. Namun menurut penelitian dari National Institute of Health (NIH) telah ditemukan bakteri yang secara normal hidup diatas permukaan kulit, yang ternyata dapat melindungi kulit  dari infeksi.

Seperti yang dikutip kompas.com, ada 5 bakteri yang biasa hadir dalam kulit yang perlu diwaspadai namun konon katanya bisa mampu melindungi dari infeksi.

1. Propionibacterium acnes

Source: Orthobullets.com
Bakteri Propionibacterium acnes

Bakteri ini berkontribusi pada jerawat, dan mereka berkembang biak karena reproduksi minyak berlebih serta pori pori tersumbat, bakteri Propionnibacterium acnes ini menggunakan sebum (minyak yang dihasilkan oleh sebaceous) sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan. Tingkat produksi sebum yang tidak normal biasanya dapat menyebabkan timbulnya jerawat, karena sebum menyumbat pori-pori sehingga meyebabkan peradangan.

2. Corynebacterium diptheriaeSource: sciencesource.com
Bakteri Corynebacterium diptheriae

Corynebacterium dikenal sebagai bakteri diphteriae, bakteri ini dapat menghasilkan racun yang menyebabkan penyakit difteri, biasanya ditandai dengan luka pada kulit yang kemudian berkembang biak menjadi bakteri yang menjajah kulit. Penyakit ini cukup berbahaya dan dapat meyerang organ tubuh lainnya seperti kerusakan pada ginjal, jantung, dan system saraf.

3. Staphylococcus epidermidisSource: uconn.edu
Bakteri Stapylococcus epidermidis

Merupakan bakteri yang sering menyebabkan infeksi yang terkait dengan perangkat medis implant, seperti kateter, prosthesis, alat pacu jantung.

4.Staphylococcus aureusSource: cit.vfu.cz
Bakteri Staphylococcus aureus

Bakteri ini adalah jenis umum dari bakteri kulit yang sering ditemukan, seperti di rongga hidung, dan saluran pernapasan. Staphylococcus aureus biasanya menular melalui kontak fisikdan akan menembus kulit yang luka sehingga menyebabkan infeksi.

5.Streptococcus pyogenesSource: sciencesource.com
Bakteri Stephyrococcus pyrogenes
Jenis bakteri ini dapat menyerang daerah kulit dan tenggorokan tubuh. Dari infeksi ringan hingga berat dapat disebabkan oleh bakteri ini, seperti radang, tenggorokan, demam berdarah, impetigo, dan demam rematic akut. Bakteri ini menghasilkan racun yang merusak beberapa sel tubuh.

Beberapa bakteri tersebut memang menjadi pemicu dari berbagai penyakit. Namun ternyata tak semua bakteri itu jahat, ada sedikit manfaat dari hadirnya para bakteri itu untuk kelangsungan hidup kita. Salah satunya adalah melindungi dari infeksi kulit.

Hal ini dibuktikan dengan melakukan penelitian pada tikus mencit. Seperti yang dikutip kompasiana.com, peneliti mengklonikan mencit bebas bakteri (tidak terdapat bakteri pada usus dan kulitnya), dengan kulit manusia yang sudah berinteraksi dengan Streptococcus epidermis.

Para peneliti menganggap bahwa interaksi koloni mencit dengan dengan bakteri baik tersebut dapat menstimulasi sel kekebalan pada kulit mencit, untuk memproduksi sel alpha yang berperan untuk melawan bakteri jahat. Hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa koloni mencit dengan bakteri memiliki system kekebalan terhadap parasit dibanding koloni mencit yang tanpa bakteri.

Untuk anda yang super steril, sebaiknya jangan terlalu giat membersihkan kulit, karna bakteri baik yang terdapat di kulit kita dapat meningkatkan kekebalan tubuh, serta memberikan perlindungan terhadap bakteri jahat yang akan menginfeksi kulit. Namun bukan berarti kita tidak perlu menjaga kebersihan kulit, karna seperti yang telah dijabarkan bahwa terdapat bakteri jahat yang bisa saja menyerang kulit kita, jadi kita tetap harus waspada dan berhati-hati.

 Sebaiknya bersihkan kulit sewajarnya, dengan mandi dua kali sehari pada pagi dan sore hari, potong kuku, gunakan body scrub agar sel kulit mati dan kotoran membandel dapat terangkat, bersihkan wajah dari sebum, dan cuci tangan setelah melakukan aktivitas yang bersentuhan langsung dengan kotoran, sehingga bakteri bahaya tidak dapat menginfeksi kita, dan kita bisa mendapatkan kekebalan tubuh dari bakteri baik yang terdapat di permukaan kulit kita.