Hati-Hati, Ini Bahaya Memakai Headset Terlalu Sering!

Aug 20, 2019 4:00 AM

Sebuah studi tahun 1992 terbitan jurnal medis Laryngoscope milik Itzhak Brook dan William Jackson, meneliti jumlah bakteri dalam 20 headset audio pada penerbangan maskapai penerbangan komersial. Pada awal percobaan, semua headset subyek percobaan memiliki 60 mikroorganisme pada permukaannya; setelah digunakan selama satu jam oleh sukarelawan, angka naik ke 650 kira-kira 11 kali lebih banyak dari sebelumnya. 

Meskipun mereka memperingatkan akan adanya potensi risiko, Brook dan Jackson tidak bisa mengaitkan peningkatan kuman dengan gangguan kesehatan yang sebenarnya; tetap saja, mendengarkan musik terlalu lama dengan earphone yang tertanam begitu dalam di telinga, artinya Anda mencegah kotoran telinga terbilas secara alami karena bantalan earphone bertindak sebagai penyumbat.

Bantalan speaker dari headset Anda menimbulkan peradangan kulit dan menyebabkan kerusakan pada saluran telinga luar, serta menciptakan suasana lembap sebagai tempat kembang biak yang sempurna bagi jamur dan bakteri. Lingkungan dalam telinga yang panas dan lembap yang diperparah oleh pemakaian headset menyebabkan “residen organisme dari lapisan kulit lebih dalam serta keringat dan kelenjar minyak” berkumpul di tempat terbuka. 

Baca Juga: Tidur Dengan Mulut Diberi Plester: Sehat Atau Tidak?

Selain itu, setiap kali Anda memasukkan earphone ke telinga Anda, Anda mendorong sesuatu ke telinga Anda. Kebiasaan ini sekaligus mendorong lilin yang sudah di telinga Anda terdorong lebih dalam lagi, sehingga segala sesuatu yang masuk ke dalam telinga Anda tetap terjebak dan menyebabkan penumpukan kotoran telinga di saluran telinga Anda. Selain itu, banyak lagi masalah jika kita memakai headset terlalu sering, berikut adalah bahayanya.

Ambang Pendengaran


source www.berpendidikan.com ambang batas dengarsource: www.berpendidikan.com
ambang batas dengar

Paparan musik dengan earphone atau headset dapat memengaruhi ambang pendengaran manusia, terutama bila mendengarkan musik dengan volume keras dan dalam jangka lama. Secara perlahan efek ini akan mengarah pada gangguan pendengaran secara permanen. 

Karenanya Anda harus menggunakan earphone atau headset ini sesuai kebutuhan saja, jangan berlebihah. Bahaya headset dapat dihindari dengan mengenal tingkat suara, suara tingkat ringan untuk dewasa berada antara 25 hingga 40 desibel, sedangkan anak-anak 20 hingga 40 desibel. Bertingkat semakin tinggi hingga suara terberat berkualitas 90 desibel atau lebih yang masih dapat didengar. 

Sejumlah peneliti menganjurkan semua perangkat suara yang menggunakan headset atau earphone untuk tidak melebihi batas 100 desibel. Mengingat suara yang ada di luar headset (suara mesin mobil, disel atau alat pemotong rumput) juga bisa berpengaruh pada pendengaran manusia. Selalu perhatikan apa yang Anda dengarkan. Bahaya headset, akibat memakai headset, efek memakai headset mengintai jika Anda menggunakan perangkat tersebut secara berlebihan.

Radiasi


source www.merdeka.com radiasisource: www.merdeka.com
radiasi

Menurut PC Magazine, semua ponsel dan headset Bluetooth memancarkan radiasi. Namun, PC Magazine menyatakan bahwa headset Bluetooth “memancarkan sejumlah kecil radiasi,” atau jumlah yang lebih rendah dibandingkan dengan ponsel. 

Sementara putusan dikeluarkan apakah jumlah kumulatif radiasi dari penggunaan khas ponsel dan headset nirkabel menyebabkan bahaya jangka panjang, seperti kanker, paparan radiasi terhadap kepala telah dikaitkan dengan kanker, autisme, tumor otak dan kerontokan rambut. Untuk mengatasi kekhawatiran tentang kemungkinan paparan radiasi, banyak produsen telah merilis headset bebas radiasi dan perangkat telepon lainnya.

Baca Juga: Adakah Pengaruh saat Mengganti Jam Tidur ke Akhir Pekan?

Kerusakan Otak


source www.republika.co.id kerusakan otaksource: www.republika.co.id
kerusakan otak

Gelombang elektromagnetik akibat memakai headset atau earphone ini diduga berpengaruh terhadap listrik otak. Terbukti gelombang elektromagnetik ini berpengaruh pada listrik otak tikus. Namun, hingga saat ini belum diketahui seberapa besar efek dari gelombang elektromagnetik itu pada otak manusia tapi yang jelas kamu harus tetap waspada.

Cedera Vokal


source www.klikdokter.com kerusakan suarasource: www.klikdokter.com
kerusakan suara

Penggunaan headset yang tidak benar dapat menyebabkan ketegangan vokal, terutama jika orang yang menggunakan headset berbicara sepanjang hari kerja, salah satunya seorang customer service. Jika headset memiliki mikrofon yang dapat disesuaikan, pastikan diposisikan sedemikian rupa sehingga dapat menangkap sinyal yang jelas dari suara tanpa harus bersusah payah berbicara. 

Baca Juga: Menekan Tombol Snooze dalam Alarm Ternyata Berdampak Buruk Bagi Tidur Seseorang. Kok Bisa

Berbicara dengan tenang dan santai sepanjang hari dapat membantu mencegah cedera vokal. Jika headset hanya lubang suara dengan mikrofon yang terpasang, pastikan tingkat input dinaikkan cukup tinggi sehingga Anda tidak perlu memaksakan suara Anda.