Bahaya Merokok di Dalam Mobil, Mulai Dari Asma Hingga Mati Mendadak

Aug 23, 2019 3:00 AM

Pernahkah kamu menjumpai orang-orang yang masih merokok saat berkendara di jalanan terutama di dalam mobil? Di Indonesia, bisa dibilang masih banyak orang yang merokok saat berkendara. Bahkan tidak jarang,di dalam mobil saat berkendara pun mereka masih tetap merokok. Padahal, pakar kesehatan menyebutkan jika bahaya merokok di dalam mobil selain berdampak pada perokok, juga ke penumpang lainnya.

Pakar kesehatan menyebutkan jika kadar toksin yang dikeluarkan oleh rokok jika dihisap di dalam mobil bisa meningkat hingga 23 kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan merokok di ruangan tertutup. Bagi anak-anak atau orang lain yang menjadi perokok pasif di dalam mobil, hal ini pun akan menjadi masalah yang besar karena meskipun mereka tidak merokok, mereka ikut terpapar berbagai racun yang sangat berbahaya dari asap rokok. Bahaya merokok di dalam mobil memang perlu dikatahui oleh banyak orang.

Baca Juga: Merokok Dapat Membuat Wanita Mandul

Bahkan, British Medical Association mengungkapkan fakta dimana anak-anak yang menjadi perokok pasif di dalam mobil akan jauh lebih rentan mengalami dampak buruk dari kandungan racun rokok mengingat sistem imun tubuhnya belum benar-benar sempurna layaknya orang dewasa. Bahaya merokok di dalam mobil dapat membuat orang yang terpapar racun dari asapnya, mulai dari terkena asma hingga kematian mendadak Tercatat, banyak bayi atau anak balita yang mengalami asma, kerusakan fungsi paru-paru, atau bahkan kematian mendadak yang disebabkan karena menjadi perokok pasif di dalam mobil.

Bahaya yang Mengintai Jika Merokok di Dalam Mobil Alasan mengapa kita dilarang merokok di dalam mobilSource: www.bbc,com
Bahaya merokok dalam mobil

Baca Juga: Hati-Hati, Ini Dampak Jika Berciuman Dengan Perokok!


Bagaimana Jika Merokok di Dalam Mobil dengan Membuka Kaca Jendela Mobil?


Jika kamu membuka kaca jendela mobil saat merokok karena berpikir jika asap rokok akan ikut keluar terbawa angin, hal ini salah besar karena sebagian besar zat beracun dari asap rokok, tar justru akan berkumpul di dalam mobil dan dihisap oleh penumpang lainnya. 

Kandungan tar yang ada di dalam rokok adalah polutan yang menempel. Itu sebabnya, meski kamu membuka kaca mobil ketika merokok di dalam mobil, bahaya tar tetap bisa menempel pada barang-barang atau benda di sekitar, termasuk pakaian dan rambut saat sigaret menyala. Jadi bahaya merokok di dalam mobil memang sangat rentan dialami jika tetap dilakukan.

Melihat adanya bukti-bukti mengerikan ini, banyak kampanye yang dilakukan oleh pakar kesehatan di Inggris untuk melarang kegiatan merokok di dalam mobil karena dianggap berbahaya. Beberapa negara maju lainnya seperti Kanada, Amerika Serikat, hingga Australia juga sudah mulai mengkampanyekan hal yang sama, yaitu larangan merokok di dalam mobil karena risiko kesehatan bagi setiap manusia.

Baca Juga: Bukan Hanya Impotensi dan Ejakulasi Dini, Merokok Membuat Penis Menciut