Dari Obesitas Hingga Kanker, Ini Bahaya Lainnya Jika Tidak Meluangkan Waktu untuk Tidur

May 13, 2019 7:00 AM

Tidak cukup tidur dapat menurunkan gairah seks Anda, melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, menyebabkan masalah berpikir, dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Kesibukan sehari-hari memang menjadi seperti dua sisi mata uang bagi setiap orang yang melakoninya. Di satu sisi, kesibukan menuntut anda guna meraih hasil yang anda inginkan, namun di sisi lain hal itu dapat menjadi boomerang bagi seseorang.

Ketika Anda tidak cukup tidur, Anda juga dapat meningkatkan risiko kanker, diabetes, dan bahkan kecelakaan mobil tertentu. Jika Anda menemukan diri Anda bagian dari kategori tidak tidur ini, Anda bukan satu-satunya.

Sekitar satu dari tiga orang dewasa di Amerika Serikat tercatat tidak memenuhi waktu cukup untuk tidur, seperti dilaporkan American Academy of Sleep Medicine (AASM) Trusted Source. Berikut adalah detail dari apa yang terjadi pada tubuh Anda ketika Anda tidak mencatat cukup waktu untuk tidur nyenyak!


Sakit


Slepless.Source: christianheadlines
Sistem kekebalan tubuh akan mudah terserang penyakit jika seseorang kurang cukup tidur.

Kehilangan tidur dapat merusak kemampuan tubuh Anda untuk melawan penyakit. Hal ini membuat Anda lebih mudah terserang penyakit. Para peneliti bahkan menemukan hubungan timbal balik antara tidur dan sistem kekebalan tubuh Anda. Mungkin Anda kehilangan tidur tambahan saat tubuh Anda melawan serangga jika Anda sakit dan belum cukup tutup mata.

Baca Juga: Adakah Pengaruh saat Mengganti Jam Tidur ke Akhir Pekan?


Serangan Jantung


Sleepless.Source: Scientific Animations
Serangan jantung juga dapat menyerang seseorang yang mengalami kurangnya jam tidur.


Baik durasi tidur pendek (kurang dari 5 jam per malam) dan durasi tidur panjang (9 jam atau lebih per malam) telah terbukti memiliki dampak negatif pada kesehatan jantung, menurut analisis yang diterbitkan dalam European Heart Journal. Secara khusus, peluang Anda terkena penyakit jantung koroner atau mengalami stroke sangat meningkat dengan kurang tidur.


Rawan Terkena Kanker


Sleepless.Source: MedicalNewsToday
Salah satu hal yang kerap diremehkan saat seseorang mengalami tidur yang tidak cukup waktu.


Tidur singkat dikaitkan dengan tingkat kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker prostat yang lebih tinggi. Pekerja shift malam dapat menerima beban terbesar dari beban ini. Berita baiknya adalah bahwa baik pria maupun wanita yang tidur 7 jam atau lebih per malam memiliki tingkat kematian terbaik dalam kelompok.

Baca Juga: Waspada! Main Gadget Sebelum Tidur Bisa Membuat Tubuh Cepat Lelah


Tidak Dapat Berpikir


Sleepless.Source: Golgster
Seseorang yang kekurangan waktu tidur akan kesulitan untuk berpikir.

Melewatkan satu malam tidur dapat menyebabkan beberapa masalah kognisi (berpikir) utama. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Experimental Brain Research, sekelompok 18 pria diberi tugas untuk mereka selesaikan. Tugas pertama dapat diselesaikan setelah tidur semalaman. Tugas selanjutnya selesai setelah melewatkan malam tidur.


Mudah Lupa


Sleepless.Source: NewsService
Tidak hanya sulit berpikir, seseorang yang mengalami kurang tidur dapat dengan mudah melupakan suatu hal.


Tidak hanya bisa terlewatkan tidur membuat Anda lebih menjadi pelupa, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa tidur berdampak pada pembelajaran dan memori. Peneliti menyarankan bahwa tidur sangat penting untuk proses konsolidasi hal-hal yang kita pelajari di otak. Dengan kata lain, kita perlu istirahat yang tepat untuk mengunci informasi baru dan memasukkannya ke memori.


Libido Berkurang


Sleepless.Source: DailyBeast
Kekurangan jam tidur dapat menurunkan libido seseorang.


Tidak cukup tidur bisa mengurangi gairah seks Anda. Dalam satu penelitian Sumber Tepercaya, pria muda yang kehilangan tidur selama periode satu minggu menunjukkan penurunan kadar testosteron. Tidur 5 jam atau lebih sedikit mengurangi kadar hormon seks sebanyak 10 hingga 15 persen. Para pria juga melaporkan bahwa suasana hati dan kekuatan mereka secara keseluruhan menurun dengan setiap malam berturut-turut istirahat terganggu.

Baca Juga: Bukan Mistis, 5 Jenis Mimpi Ini Tunjukkan Kualitas Tidur Kita


Ancaman Obesitas


Sleepless.Source: SENHORA
Obesitas dapat menyerang ketika Anda mengalami kekurangan jam tidur.

Kurang tidur dapat menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan. Sebuah studi meneliti hubungan antara tidur dan berat badan pada 21.469 orang dewasa di atas usia 20 tahun. Orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam setiap malam selama studi tiga tahun lebih cenderung menambah berat badan dan akhirnya menjadi gemuk. Mereka yang tidur antara 7 dan 8 jam bernasib lebih baik dalam skala.


Ancaman Diabetes


Sleepless.Source: ABCNews
Pola hidup dengan minimnya jam tidur juga mengancam penyakit diabetes yang menyerang.

Baca Juga: Sering Dibenci Tapi Ini Manfaat Tidur Siang Saat Kecil

Seiring dengan ukuran pinggang yang lebih besar, orang yang tidak cukup tidur (atau terlalu banyak) meningkatkan risiko terkena diabetes pada orang dewasa. Para peneliti memeriksa 10 studi terpisah yang berfokus pada tidur dan diabetes. Temuan mereka menemukan bahwa 7 hingga 8 jam istirahat adalah rentang optimal untuk menghindari masalah insulin yang dapat menyebabkan diabetes.