Listrik dalam Tubuh Dapat Digunakan untuk Aktivitas? Ini Penjelasannya

Oct 9, 2019 8:30 AM

Saat sedang melakukan aktivitas di keramaian kita mungkin pernah tidak sengaja bersentuhan, namun saat bersentuhan kita merasakan bahwa kita seperti tersetrum, mengapa demikian? Tanpa kita sadari ternyata tubuh kita ini memiliki aliran listrik yang mengalir untuk kebutuhan aktivitas kita.

Menurut kutipan doktersehat, ketika kita berbicara tentang sistem saraf yang mengirimkan “sinyal” ke otak, atau sinapsis “menyambar,” atau otak menyuruh tangan kita untuk berkontraksi di sekitar pegangan pintu, yang sedang kita bicarakan adalah listrik yang membawa pesan antara titik A dan titik B.

Ini seperti sinyal kabel digital yang membawa 1s dan 0s yang mengantarkan “Law & Order.” Kecuali di tubuh kita, elektron tidak mengalir di sepanjang kawat; Sebagai gantinya, muatan listrik meloncat dari satu sel ke sel berikutnya sampai mencapai tujuannya.

Baca Juga: Gangguan SUTET, Penyebab Pulau Jawa Mati Listrik


Ilustrasi listrik tubuhSource: wall-3d.blogspot.com
Ilustrasi listrik tubuh

Sinyal penting yang memberitahu hati kita untuk mempercepat saat kita berada dalam bahaya berasal dari massa sel di hati kita yang disebut nodus sinoatrial, atau nodus SA.

Ini terletak di atrium kanan, dan mengendalikan irama detak jantung dan pergerakan darah dari jantung ke setiap bagian tubuh kita. Ini alat pacu jantung alami tubuh kita, dan menggunakan sinyal listrik untuk mengatur kecepatan.

Jadi jangan kaget kalau kalian merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan tidak disengaja, karna hal ini lumrah saja terjadi mengingat dalam tubuh kita terdapat arus listrik yang mengalir.

Baca Juga: Punya Lahan Luas, Apa yang Terjadi Jika Gurun Sahara Disulap Jadi Ladang Suplai Listrik Tenaga Surya?

Namun, dari mana awal mula listrik mengalir? Menurut kutipan dokterseha, titik awalnya sederhana: Saat ini, sel-sel di tubuh Anda yang tidak aktif mengirim pesan sedikit bermuatan negatif. Itu akan menarik dari sana.

Hebat bukan? ternyata tubuh kita dapat menghasilkan listrik dari sel sel dalam tubuh. Listrik ini digunakan untuk merangsang syaraf-syaraf dan juga digunakan untuk pergerakan organ bagian dalam tubuh loh.


Listrik yang ada di dalam tubuh dipicu oleh aktifnya sel-sel tubuh yang merangsang syarafSource: gunnewsdaily.com
Pemicu aktifnya sel-sel tubuh

Apakah bisa listrik di dalam tubuh digunakan untuk kehidupan sehari-hari? Menurut kutipan Sains Kompas, para peneliti dari Laboratorium Federal Swiss untuk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Material (EMPA) berhasil menciptakan material baru yang dapat memproduksi listrik dari getaran tubuh manusia.

Penemuan ini dapat diterapkan dalam dunia medis. Material tersebut bekerja menghasilkan listrik saat diregangkan dan ditekan. Bentuknya tidaklah tebal, melainkan tipis, fleksibel, dan elastis.

"Materi ini bahkan mungkin bisa digunakan untuk mendapatkan energi dari tubuh manusia," kata Opris menurut kutipan sciencealert.com, "Anda bisa menanamnya di dekat jantung untuk menghasilkan listrik dari detak jantung, misalnya."

Baca Juga: Burung Tidak Tersetrum Saat Bertengger di Atas Kawat Listrik, Ini Penjelasannya

Namun, sayangnya material ini tidak dapat diproduksi secara masal karena untuk membuatnya, penggabungan nanopartikel polar dan silikon tidak mudah dilakukan. Medan listrik yang kuat dimasukkan ke dalam film elastis tipis agar mendapatkan efek piezoelektrik. Caranya dengan menguapkan material sampai suhu yang panas lalu didinginkan.

Alat ini dapat diletakkan di pakaian, tombol katrol, atau monitor yang bisa dipakai yang menghasilkan listrik dari gerakan pemakainya. Sampai saat ini material tersebut belum digunakan untuk penunjang kebutuhan sehari hari, seperti untuk menyalakan alat elektronik, dan penerangan. Namun hanya dapat digunakan untuk kebutuhan medis.