Apakah Kucing Juga Bisa Buang Angin? Bagaimana Bunyi dan Baunya?

Jun 27, 2019 8:30 AM

Umumnya, angin yang dikeluarkan manusia lewat belakang, atau biasa disebut kentut punya beragam karakteristik. Ada yang berbunyi kencang, pelan, halus, panjang, tersendat-sendat, dan ada pula yang tidak berbunyi sama sekali. Baunya pun bermacam-macam, ada yang tidak bau sama sekali sampai berbau busuk atau bau makanan tertentu. Kondisi tersebut tergantung pada makanan yang dikonsumsi sebelumnya dan kondisi kesehatan usus manusianya.

Kita tahu, binatang seperti sapi dikenal bisa buang angin layaknya manusia. Bagaimana dengan jenis binatang lainnya? Kucing misalnya. Apakah mereka juga buang angin? Bagaimana karakteristik “angin” yang mereka keluarkan?

kucing

Source: meowkai.com

Kucing juga memiliki spesifikasi yang dibutuhkan untuk buang angin, yaitu sistem gastrointestinal dan anus

Kucing ternyata sama dengan manusia, mereka juga bisa buang angin. Buang angin yang dialami kucing disebut flatulence. Menurut Dr. Mickila Collins (DVM, Diplomate American College of Veterinary Internal Medicine) dari Animal Specialty Group di Southern California, kucing juga memiliki spesifikasi yang dibutuhkan untuk buang angin, yaitu sistem gastrointestinal dan anus.


Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Kucing Takut Air

Kucing memang jarang menelan langsung makanannya, kecuali ketika mereka sedang terburu-buru dan makan dengan cepat. Hal itu menyebabkan udara yang berkumpul di pencernaan mereka tidak begitu banyak. Jadi ketika kucing buang angin, mereka tidak akan berbunyi. Untuk baunya sendiri, normalnya kentut kucing tidak terlalu berbau dan cepat menghilang.

Jika bau kentut kucing terlalu busuk, itu bisa disebabkan karena adanya udara yang masuk ke sistem pencernaan mereka, bakteri di dalam usus mereka, sensitivitas diet, penyakit radang usus, bahkan kanker usus. Tapi bisa juga penyebabnya hanyalah karena makanan yang mereka konsumsi terlalu banyak campurannya. Jika kucing tersebut adalah peliharaan kamu, kamu bisa memberikan obat dan makanan kucing berdasarkan rekomendasi dari dokter hewan.

Baca Juga: Kucing Ternyata Cuma Pura-pura Cuek Ketika Namanya Dipanggil: Penelitian