Wireless Charging Bikin Baterai iPhone Bocor, Mitos atau Fakta?

Oct 9, 2019 8:08 AM

Wireless charging atau pengisian baterai tanpa menggunakan kabel, merupakan salah satu fitur yang terdapat pada iPhone, khususnya iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X. Banyak mitos yang berkembang di kalangan pengguna iPhone jika penggunaan Wireless Charging dapat membuat baterai iPhone bocor, apakah anggapan ini hanya sebuah mitos atau memang fakta? Simak ulasan Infia.co berikut ini!

Meski dianggap praktis karena memungkinkan penggunanya untuk dapat mengisi baterai tanpa mengharskan perngkat terhubung dengan kabel, wireless charging diketahui memiliki efek negatif bagi baterai iPhone. Hal ini diungkapkan oleh seorang pemilik iPhone 8 Plus bernama Adrian Kingsley-Hughes, setelah ia merasa curiga lantaran kinerja iPhone miliknya semakin menurun setelah menggunakan wireless charger untuk mengisi baterai.

Baca Juga: Termasuk Dark Mode, WhatsApp Bakal Segera Rilis 4 Fitur Terbaru


Salah satu fitur baru (untuk iPhone) yang dihadirkan oleh iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X adalah kemampuan pengisian baterai nirkabel, alias wireless charging.Source: ZDNet
Wireless Chargging, fitur baru iPhone.

Adrian kemudian memasang sebuah aplikasi bernama Coconut Battery untuk membuktikan kecurigaannya tersebut, dengan aplikasi tersebut ia memantau recharge cycle iPhone 8 Plus miliknya. Recharge cycle merupakan siklus pengisian baterai pada iPhone dari skala 0 hingga 100 persen, serta berlaku secara kumulatif. Semisal, ketika ada seseorang menggunakan baterai ponsel 75% hingga tersisa 25%, lalu ia mengisi hingga baterai mencapai 100% malam harinya. Bila di esok hari baterai digunakan sebanyak 25%, maka hal itu akan dihitung sebagai siklus pengisian baterai.

Perlu diketahui jika baterai iPhone dirancang untuk mampu menyimpan daya sebesar 80% pada kapasitas awal dalam 500 kali recharge cycle. Presentase ini biasanya bisa dicapai iPhone dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun.

Recharge cycle adalah siklus pengisian baterai dari 0 hingga 100 persen dan berlaku kumulatif.Source: Computerworld
Recharge cycle adalah siklus baterai..

Baca Juga: Tips & Trik Untuk Memaksimalkan Daya Tahan Baterai Smartphone Anda

Namun, dari CoconutBattery, Adrian mengetahui bahwa iPhone 8 Plus miliknya sudah mengalami 135 recharge cycle dalam waktu kurang dari 6 bulan. Siklus pengisian baterai pun semakin lama semakin sering dilakukan, sehingga mengindikasikan baterai “bocor” alias daya tampungnya berkurang, meski sebenarnya masih relatif baru. Adrian mengatakan kemungkinan penyebabnya adalah baterai yang bekerja lebih keras ketika diisi secara wireless, ketimbang dengan kabel. 

Di pasaran diketahui ada beberapa wireless charger yang kompatibel, dan bisa dipakai dengan iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X.Source: Cult of Mac
Di pasaran diketahui ada beberapa wireless charger yang kompatibel, dan bisa dipakai dengan iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X.

“Saat iPhone di-charge dengan menggunakan kabel, maka iPhone akan menyala dengan daya dari kabel (cara ini hanya ada beban minimal pada baterai,”" tulis Adrian dalam sebuah artikel di ZDNet. 

“Namun, ketika baterai iPhone diiisi dengan menggunakan wireless charging, maka daya baterai iPhone akan tetap digunakan untuk menyalakan iPhone tersebut, sehingga baterai tidak dapat menyisihkan waktu untuk beristirahat," lanjutnya. 

Baca Juga: 5 Cara Berikut Ini Dapat Mempercepat Charge Baterai Smartphone Anda

Adrian mengungkapkan lambat laun kinerja baterai iPhone akan menjadi menurun lebih cepat dibanding waktu yang seharusnya ketika daya baterai diisi dengan wireless charging. Dia tak menjelaskan, apa persisnya merek dan tipe wireless charger yang ia gunakan ketika mengisi daya baterai iPhone miliknya. 

Di pasaran diketahui ada beberapa wireless charger yang kompatibel, dan bisa dipakai dengan iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X. Adrian pun memutuskan untuk kembali ke metode charging konvensional, yakni dengan kabel. Dia menyarankan pengguna lain melakukan hal yang sama, kecuali memang sudah berencana mengganti baterai kurang dari dua tahun sekali.