Apakah Manusia Bisa Jalan-Jalan Dengan Kecepatan Cahaya? Ini Jawabannya!

May 6, 2019 6:00 AM

Ketika kita melihat film-film fiksi ilmiah, hal yang biasa diperhatikan adalah bagaimana manusia bisa mengendarai pesawat luar angkasa dengan kecepatan cahaya. Namun apakah manusia benar-benar bisa berpergian dengan kecepatan cahaya?

Kecepatan cahaya biasanya menjadi satu ukuran untuk bagaimana benda langit bergerak. Karena cahaya memiliki kecepatan yang lebih baik dari pada umumnya, terkadang manusia tidak bisa mengukur secara pasti asli dari kecepatan cahaya tersebut.

Kecepatan adalah salah satu hal yang mendebarkan bagi manusia dan hal tersebut sudah dimulai sejak sejak roda ditemukan dan kecepatan tidak lagi ditentukan oleh kekuatan kaki kita. Namun di zaman sekarang dunia telah mengembangkan beberapa objek yang sangat cepat seperti pesawat yang sangat cepat, jet tempur ultra-cepat, kereta peluru super cepat dan sebagainya. Namun, ada satu hal di alam semesta yang lebih cepat daripada apa pun yang dapat kita bayangkan: Cahaya.
Speed of LightSource: livescience.com
Kecepatan cahaya yang hingga saat ini masih sulit dihitung angka pastinya

Ada yang berpendapat jika seseorang melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya akan mengalami suatu perlambatan waktu yang mana orang itu ketika bergerak memiliki waktu yang lebih lambat daripada orang yang diam dan tak lakukan apa-apa. Lalu apakah hal itu benar adanya? Dan apakah yang akan benar-benar terjadi jika seseorang bepergian dengan kecepatan cahaya?

Baca juga: Mengapa Matahari bisa Menghasilkan Panas? Inilah Sebabnya!

Hal itu mengacu pada adanya rumus Teori Relativitas milik ilmuwan terkemuka dunia asal Jerman, Albert Einstein yang mampu menghapus keraguan antara massa dan energi yang dalam kasus ini bisa saling tukar, yang mana massa dapat dikonversi menjadi energi begitupun sebaliknya. Dengan hal ini ada kesetaraan massa dan energi yang membuat kecepatan cahaya itu konstan.EinsteinSource: youtube.com
Albert Einstein, ilmuwan Jerman yang cukup berpengaruh dalam kasus massa-energi dalam kecepatan cahaya
Lewat persamaan antara massa dan energi, apabila ada sebuah objek yang memiliki kecepatan 10 persen dari kecepatan cahaya, maka massa benda tersebut naik menjadi 0.5 persennya. Selain itu jika sebuah objek bergerak dan miliki kecepatan 90 persen dari kecepatan cahaya, maka massa benda itu akan naik dua kali lipat dari massa aslinya.

Namun dengan adanya persamaan itu, kemungkinan manusia untuk bepergian dengan kecepatan cahaya mustahil dilakukan. karena jika kecepatan cahaya adalah 300.000 kilometer per detik (186.000 mil per detik) dan sebuah benda bergerak dengan kecepatan ini, massanya akan menjadi tak terbatas. Oleh karena itu, energi tak terbatas akan diperlukan untuk memindahkan objek tersebut yang tentu saja susah dilakukan.

Baca juga: Bisakah Astronot Bercinta di Luar Angkasa?

Untuk satu orang yang bepergian dengan kecepatan seperti itu akan mengalami perlambatan waktu. Bagi orang itu, waktu akan bergerak lebih lambat daripada seseorang yang tidak bergerak. Misalnya, jika seseorang bepergian dengan kecepatan 90% dari kecepatan cahaya, maka orang itu akan merasakan 10 menit waktu terlewat, sementara orang yang diam akan mengalami 20 menit.  

Kesimpulannya adalah manusia tidak akan bisa melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya. Jikalau bisa mungkin akan cukup mustahil akan berhasil. Jika berhasil pun hanya superhero seperti Superman dan The Flash saja mungkin yang bisa.

Baca juga: Tanpa Satelit, Begini Cara Leonardo da Vinci Hasilkan Peta ala Google Maps