Apa Benar Merinding Tanda Adanya Makhluk Halus ?

Sep 2, 2019 11:00 AM

Saat Anda merasa tegang atau ketakutan, misalnya gara-gara menonton film horor atau berada di sebuah tempat gelap sendirian, Anda akan bergidik atau merinding. Anda juga bisa merinding ketika berada di tempat tinggi dan Anda takut akan ketinggian. 

Kalau sudah begini, biasanya perasaan pun jadi semakin tidak enak. Namun, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika Anda ketakutan sehingga sensasi ini bisa muncul?

Baca Juga: Kenapa Setan Sering Digambarkan Suka Makan Bunga?

Apa itu Merinding?


Source : https://www.idntimes.com  Apa itu merinding?Source : https://www.idntimes.com  
Apa itu merinding?

Dalam dunia kesehatan, merinding disebut dengan refleks pilomotor. Karena merupakan refleks, tentunya merinding tidak bisa kita atur kapan datangnya dan seberapa besar frekuensinya. Proses tejadinya merinding adalah dimulai dengan adanya rangsangan, kemudian otot mengirim sinyal kepada tubuh hingga menghasilkan hormon adrenalin. 

Munculnya hormon adrenalin yang dihasilkan melalui kelenjar kecil di atas ginjal ini kemudian memicu reaksi otot-otot yang kemudian menyebabkan bulu berdiri. 

Baca Juga: Kenapa Lukisan Wajah Pandangannya Selalu Mengikuti Kita?

Mengapa Kulit Bisa Merinding Saat Takut?


Source: https://lifestyle.okezone.com  
Mengapa kulit bisa merinding?

Dalam dunia medis, merinding juga dikenal sebagai refleks pilomotor. Refleks seperti ini terjadi karena saat Anda merasa takut, otak akan langsung mengaktifkan mode siap siaga terhadap ancaman. Tubuh pun akan memproduksi hormon bernama adrenalin yang dihasilkan oleh kelenjar yang terletak di atas ginjal. Akibatnya, otot-otot kecil yang terhubung dengan folikel rambut pada kulit akan berkontraksi. 

Inilah yang menyebabkan rambut-rambut halus di permukaan kulit lengan atau kaki Anda menjadi tegak. Fenomena ini juga dikenal dengan sebutan bulu kuduk berdiri. Selain itu, pada permukaan kulit juga akan tampak berbintik-bintik menonjol seperti kulit unggas yang bulunya dicabut. Refleks pilomotor ini juga bertanggung jawab untuk menghangatkan suhu tubuh. 

Secara naluriah, hal ini berfungsi untuk memanaskan otot-otot tubuh untuk segera bergerak dan bekerja jikalau Anda perlu melarikan diri dari ancaman bahaya, terutama saat otak membaca sinyal bahwa Anda merasa ketakutan. Biasanya semakin tebal rambut halus yang menutupi kulit, tubuh akan semakin cepat merasa hangat. Namun, pada manusia memang fungsi dari refleks pilomotor sudah tidak begitu bermanfaat. 

Baca Juga: Punya Nyali dan Jiwa Berpetualang? Intip 3 Hutan Paling Angker di Indonesia Ini!

Selain karena rambut pada permukaan kulit manusia cukup tipis, orang-orang pada umumnya sudah tidak perlu lagi segera melarikan diri ketika ada ancaman. Terkecuali situasi yang mengancam nyawa, biasanya ketakutan yang Anda rasakan tidak mengharuskan Anda untuk merespon secara fisik. Sementara pada zaman prasejarah dahulu, refleks pilomotor ini sangat berguna ketika setiap hari orang-orang dihadapkan dengan ancaman yang serius seperti serangan binatang buas.

Bisa karena Ikatan Emosi


Source : https://www.kompasiana.com  Bisa karena ikatan emosiSource : https://www.kompasiana.com  
Bisa karena ikatan emosi

Buat merasakan sensasi merinding, ada berbagai macam pemicu. Buat sebagian orang, ia akan merasa merinding ketika tengah bahagia, kaget maupun takut yang berlebih. Sedangkan, banyak dari kita juga merinding karena benturan fenomena alam dengan tubuh kita, seperti kondisi suhu udara dingin. Intinya, ada ikatan emosi dan adrenalin yang bersatu untuk memunculkan sensasi merinding.

Merinding Terjadi Spontan


Source : https://www.liputan6.com   Merinding terjadi spontanSource : https://www.liputan6.com  
Merinding terjadi spontan

Sensasi merinding itu datang nggak diundang, pulang nggak diantar, lho! Kamu akan merasa merinding secara refleks tanpa bisa berpikir kenapa kamu merinding. Dalam medis, situasi ini dinamakan refleks pilomotor. Jadi, nggak bisa kamu atur frekuensinya.

Kenapa Bisa Merinding


Source: https://www.viva.co.id Kenapa bisa merindingSource: https://www.viva.co.id  
Kenapa bisa merinding

Sebenarnya merinding terjadi ketika tubuh kita kehilangan panas melalui pori-pori kulit. Pori-pori yang membuka kemudian membuat tubuh menyesuaikan diri dengan lingkungan yang tak ramah. Sedangkan data nationalgeographic merinding saat dingin adalah salah satu cara tubuh untuk mencegah menghilangnya panas. Piloerection, tegaknya rambut-rambut halus (bulu kuduk) pada kulit, adalah sisa warisan manusia saat sekujur tubuhnya masih dipenuhi rambut yang lebih lebat.

Nah sudah tau kan kenapa bulu kuduk kita berdiri?