Alasan Ilmiah Mengapa Kebanyakan Pria Tidur Setelah Berhubungan Intim

Oct 22, 2019 4:00 AM

Banyak wanita yang menginginkan pelukan atau sekedar obrolan hangat setelah hubungan intim. Sayangnya, justru hanya dibuat kecewa karena pasangannya memilih tidur. Nah, apa sih alasan kebanyakan pria langsung tidur lelap setelah berhubungan intim? Ada beberapa alasan mengapa pria kebanyakan langsung tidur setelah berhubungan intim. 

Pertama, aktivitas seks cenderung melelahkan secara fisik, terutama bagi pria daripada wanita. Mark Leyner dan Billy Goldberg, M.D., penulis buku “Why Do Men Fall Asleep After Sex?” menjelaskan bahwa pengerahan tenaga saat berhubungan seks dan setelah klimaks menguras habis glikogen penghasil energi yang ada dalam otot.  Pria yang memiliki lebih banyak massa otot daripada wanita, menjadi lebih lelah setelah berhubungan seks. 

Baca Juga: Benarkan Berhubungan Intim Dapat Membuat Tidur Lebih Nyenyak?

Kedua, pria yang tidur setelah bercinta sebenarnya dipengaruhi oleh perubahan hormon. David McKenzie, terapis seks asal Kanada, mengatakan bahwa tubuh pria mengalami perubahan hormon setelah orgasme. Saat prolaktin dilepaskan, hal ini membuat tubuh terasa lelah. Prolaktin adalah faktor lainnya yang menjadi alasan kenapa pria lebih cepat tidur setelah seks. Hormon ini diproduksi di kelenjar pituitari, dan fungsinya yang paling terkenal adalah stimulasi produksi susu. 

Prolaktin dipercaya bisa meringankan gairah seksual setelah orgasme dan melepaskan pikiran dari seks. Tingkat prolaktin naik saat tidur, dan binatang percobaan yang disuntikkan hormon ini bisa langsung kecapekan dan mengantuk setelahnya. Jadi prolaktin sepertinya bisa jadi pelakunya.


Alasan Ilmiah Mengapa Kebanyakan Pria Tidur Setelah Berhubungan Intim Penjelasan ilmiah pria tidur setelah berhubunganSource: im.indiatimes.in
Pria kecapekan setelah berhubungan

Sebaliknya, menurut David, wanita mungkin tidak orgasme setiap kali melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Bahkan, sekalipun sudah orgasme, wanita mungkin tetap merasa terangsang dan masih memiliki energi untuk bercinta kembali atau sekadar bermesraan dengan pasangannya.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Kebosenan Berhubungan Suami Istri

Ketiga, setelah orgasme, baik pria maupun wanita melepaskan zat kimia oksitosin, prolaktin, gamma amino butyric acid (GABA), dan endorfin. Masing-masing berkontribusi pada perasaan santai dan mengantuk setelah seks. Hormon oksitosin diketahui memiliki beberapa efek, termasuk pembentukan perilaku ngemong, stimulasi kontraksi otot polos rahim saat persalinan dan stimulasi letdown ASI pada perempuan.

Hal ini juga disebut sebagai “hormon berpelukan” karena cenderung menimbulkan kebutuhan untuk memperkuat ikatan batin dengan pasangan. Tapi dalam sebuah penelitian, oksitosin terbukti justru dapat menumpulkan perilaku intim pria karena memicu pelepasan melatonin, hormon pemicu ngantuk.


Alasan Ilmiah Mengapa Kebanyakan Pria Tidur Setelah Berhubungan Intim Penjelasan ilmiah pria tidur setelah berhubunganSource: hellosehat.com
Komunikasikan dengan pasangan

Meski begitu, psikolog asal Amerika Serikat, Roger R. Hock berpendapat bahwa baik pria ataupun wanita bisa saja merasa mengantuk setelah berhubungan seks dengan pasangannya. Untuk menghindari kesalahpahaman, komunikasikan dengan pasangan tentang apa yang kalian inginkan masing-masing. Sehingga, hubungan kamu dan pasangan bisa tetap awet dan mesra.

Baca Juga: Gugup Saat Malam Pertama? Coba Terapkan 5 Hal Ini Kepada Pasangan!