Alasan Banyak Orang Sangat Takut dengan Kecoa

Mar 23, 2019 1:58 PM

Kebanyakan orang akan menghindar begitu kecoa mendekat. Bahkan banyak orang yang berusaha untuk membunuh dengan memukul bahkan memakai insektisida. Namun ada pula yang ketakutan saat melihat kecoa. Nah, kira-kira kenapa ya ada orang yang takut akan kecoa?

Siapa sangka ternyata ada alasan ilmiah mengapa banyak orang yang sangat membenci kecoa. Jeffrey Lockwood, seorang professor dari University of Wyoming menyebut bahwa ketakutan manusia terhadap serangga adalah produk dari proses pengasuhan. Hal ini bukan hal alamiah yang terjadi pada manusia.

Baca juga: Sulit Dimusnahkan, Penasaran Rahasia Bertahan Hidup Kecoa?

Biasanya anak-anak kecil akan cenderung mendekati serangga dan ingin melihatnya dengan dekat. Namun, orangtua justru menganggap bahwa serangga adalah musuh atau hal yang harus dijauhi bahkan harus dibasmi. Orangtua mengenalkan serangga terutama kecoa sebagai serangga yang kotor dan berpenyakit.

kecoaWisata kuliner dengan menu serangga mirip kecoa sebagai sajian utama. (Photo: pixabay)

Pola pengasuhan dengan model ini akhirnya membuat orang jadi takut kepada serangga. Tentu hal ini berbeda dengan masa lalu yang manusianya justru takut pada hal tertentu seperti diculik setan saat perang. Menurut Lockwood, ketakutan manusia tidak proporsional apalagi terhadap kecoa jika dibandingkan dengan risiko dari hewan itu sendiri.

Kecoa ternyata masuk ke dalam serangga yang kuat. Kecoa ternyata sudah ada dari era Dinosaurus dan sanggup bertahan apabila ada bencana nuklir. Dari 4.600 jenis kecoa yang ada di dunia, hanya segelintir jenis yang jadi penyebab penyakit asma dan penyakit lainnya.

Baca juga: Kenapa Orang Jepang, Korea dan China Doyan Makan Menggunakan Sumpit?

Kecoa banyak ditakuti karena dianggap bisa memicu respon negatif pada diri sendiri. Ketakutan dan jijik merupakan dua jenis emosi negatif manusia yang sifatnya universal sehingga semua orang sangat bisa merasakan hal yang sama. Serangga berwarna cokelat ini bisa memicu kedua faktor yang memicu respons negatif tersebut.

Alaminya kecoa mengalami kandungan minyak dalam tubuh yang membuat jijik. Kecoa juga menyimpan asam dalam tubuh yang jika terinjak dapat menimbulkan aroma kurang sedap. Kemudian kemampuan kecoa bertahan hidup dan terbang membuat manusia jadi ketakutan. Kecoa juga dianggap bisa bergerak dengan gesit.

kecoaKecoa semakin menakutkan ketika ia bisa terbang. (Photo: fb boyfriend  meme Indonesia)

Sebuah studi mengungkapkan bahwa kecoa mampu bergerak dengan cepat 5,6 meter per jam. Meski manusia bisa bergerak dengan kecepatan 321,8 meter per jam tapi tetap saja rasa takut tersebut menyelimuti manusia. Maka tak heran bukan jika manusia sangat takut terhadap kecoa?

Baca juga: Apa Jadinya Bila Dinosaurus Tidak Pernah Punah?

Penampakannya yang berbau tidak sedap, memicu rasa jijik dan takut ternyata membuat kecoa menjadi serangga yang paling dibenci. Faktor-faktor di atas yang akhirnya membuat kecoa menjadi hal yang menjijikan dan menakutkan bagi manusia. Padahal jika dilihat ada banyak serangga yang juga bisa memicu penyakit dan rasa jijik bukan? (gn)