Oct 9, 2019 4:35 AM

Direktur Badan Nasional anti-narkoba Malaysia, Zulkifli Abdullah, mengungkapkan jika Malaysia berencana untuk mengizinkan tanaman ganja ditanam di negara tersebut untuk tujuan medis atau pengobatan. Namun penanaman ganja tersebut tidak dilakukan secara sembarangan, karena membutuhkan izin dari Kementrian Kesehatan.

"Baru-baru ini saya membaca berita tentang kesuksesan sekelompok warga negara Malaysia yang tinggal di luar negeri yang memproduksi minyak ganja. Jadi, saya rasa kita sudah mensia-siakan kesempatan jika kita tidak melihat kelayakan untuk melakukan hal ini di Malaysia," ucap Zulfikli.

Malaysia bukanlah negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkan ganja bagi penduduknya untuk tujuan medis, sebelumnya di akhir tahun lalu Thailand sudah lebih dahulu melegalkan ganja untuk tujuan medis.

Baca Juga: Sempat Jadi Misteri, Ternyata Inilah Tempat Pertama Kali Tanaman Ganja Tumbuh di Bumi!

Zulkifli mengungkapkan izin penanaman ganjadi Malaysia ini akan sepenuhnya dikontrol oleh pemerintah, dengan tujuan agar ganja tidak disalah gunakan untuk tujuan lain. Sebab penanaman ganja di Malaysia hanya dibolehkan ditanam hanya untuk tujuan medis.

Berdasarkan catatan sejarah, tanaman ganja awalnya berada di wilayah Asia Tengah dan di beberapa bagian wilayah India. Seorang ilmuwan yang berasal Arab bernama Ibnu Wahshiyya, pernah mengatakan bahwa asal dari tanaman ganja yang bergenus cannabis, berada diantara wilayah India atau Tiongkok pada sekitar tahun 930 Masehi.


Malaysia Legalkan GanjaSource: bharian.com.my
Zulkifli Abdullah Direktur Badan Nasional anti-narkoba Malaysia.

Beragam pertanyaan muncul setelah Malaysia berencana untuk melegalkan ganja demi tujuan medis di negaranya, salah satunya adalah "Apakah ganja akan legal di kawasan Asia?" pertanyaan ini kerap muncul setelah sebelumnya perusaan spesialis ganja legal asal Australia menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Malaysia untuk mengembangkan ganja secara legal.

Baca Juga: Meski Bagus Untuk Obat, Ini Alasan Mengapa Ganja Dilarang?

Seperti dikutip CNBC Indonesia (3/10), Memorandum of Understanding (MoU) telah ditandatangani oleh dua belah pihak, yaitu Roto-Gro International Limited (ASX/RGI) yang tak lain merupakan perusahaan spesialis ganja legal asal Australia dengan pihak Rotary Garden System SDN BHD (RSG) yaitu perusahaan Malaysia yang memungkinkan perusahaan spesialin ganja legal dari Australia tersebut mengembangkan ganja secara legal di Malaysia dan Thailand.

"Dengan senang hati Roto-Gro International Limited mengumumkan telah melaksanakan MOU dengan Rotary Garden Systems yang bertujuan untuk memulai negosiasi formal, membentuk suatu perjanjian royalti, teknologi, serta manajemen tumbuh, untuk fasilitas budidaya ganja legal secara sah yang canggih serta berlokasi di kawasan Malaysia dan Thailand," ungkap perusahaan asal Australia tpada laporan korporasi bursa Australia, Kamis (3/10/19).

Ganja sudah dikembangkan menjadi industri obat di beberapa negara maju, seperti Amerika Serikat, Austria, dan Jerman. Tercatat setidaknya ada empat jenis ganja yang mendapat izin produksi untuk kebutuhan medis, Jenis ganja itu antara lain:


Malaysia Legalkan GanjaSource: pevgrown.com
janis ganja untuk kebutuhan medis.

Baca Juga: Dianggap Tanaman Ilegal, Ini Alasan Mengapa Kangkung Dilarang di Amerika!

1. Marinol dan Cesamet (Keduanya dilegalkan sejak tahun 1980)

2. Epidiolex (dilegalkan pada 2013)

3. Sativex (saat ini sedang diuji klinis)