Ada Film Raih Untung Miliaran Rupiah, Inilah Cara Menghitung Keuntungannya!

Mar 28, 2019 11:30 AM

Banyak yang menjadikan pendapatan sebagai ukuran kesuksesan sebuah perjalanan hidup. Mulai dari berapa gaji kamu hingga berapa pendapatan film yang didapatkan orang. Tentunya rasa ingin tahu yang luar biasa karena dengan begitu kita bisa jadikan motivasi untuk melangkah ke hal yang kita cintai.

Film misalnya, dahulu dunia perfilman Indonesia tidak begitu baik seperti sekarang. Banyak orang yang tidak mengapresiasi film di Indonesia. Masyarakat lebih memilih menyaksikan film luar negeri ketimbang film yang dibuat dan dimainkan oleh orang Indonesia.

Berbeda jika kita melihat beberapa tahun terakhir. Saat ini film di Indonesia sedang menggila bahkan hingga mancanegara. Tak tanggung – tanggung yang dahulu film di Indonesia hanya di tonton berkisar ratusan orang sekarang jumlah penonton film Indonesia bisa mencapai jutaan.

Baca Juga: FIlm Black Mirror: Bandersnatch Menjadi Film yang Paling Sulit Dibajak

Rakyat Indonesia masih harus menunggu dan menilai kesuksesan sebuah film dari seberapa banyak orang yang menonton. Berbeda di luar negeri kamu bisa mengetahui berapa harga produksinya dan berapa pendapatan yang didapatkan setelah film itu selesai diedarkan di bioskop. Dengan begitu orang bisa menghitung dengan jelas berapa penghasilan dan menjadikan hal tersebut pelajaran.

Menghitung Keuntungan FilmSource: actinginlondon.co.uk
Rata – rata produser akan mendapatkan Rp 15.000 perpenonton filmnya.

Indonesia baru saja memilki sebuah badan baru yaitu bicara soal ekonomi kreatif. Badan ini banyak bicara soal dunia kreatif yang dahulu kurang terekspos. Mulai dari lagu hingga dunia perfileman sekarang menjadi pekerjaan rumah buat badan tersebut utnuk mengembangkannya. Triawan Munaf selaku kepala badan ekonomi kreatif mengatakan “kamu bisa menghitung penghasilan sebuah film berdasarkan jumlah penontonnya”.

Baca Juga: Film Soal Kiamat Kalah Seram, Jika Bumi Berhenti Berputar Ini yang Bakal Terjadi

Berikut bebrapa cara penghitungan sederhana yang dibuat oleh Triawan Munaf selaku kepala badan ekonomi kreatif. Pertama hitung jumlah penonton hingga akhir penayangan film tersebut di seluruuh bioskop di Indonesia.

Rata – rata produser akan mendapatkan Rp 15.000 perpenonton filmnya. Dari situ kamu bisa mulai mengkalikan dengan jumlah penonton yang ada. Mari kita kalikan dengan film warkop DKI reborn yang ditonton hingga 6,8jt penonton. Dengan itu sang produser mendapatkan Rp 102 miliar dari film tersebut.

Dengan penghitungan sederhana tersebut tentunya setiap angka yang ada bukan hanya dinikmati oleh produsernya melainkan dengan tempat yang dijadikan pengambilan gambar film tersebut. Contoh sederhana AADC 2 yang mengambil syuting didaerah ratu boko Jogjakarta.

Dahulu tempat wisata ratu boko hanya mengambil biaya sekitar 7000 – 15000 untuk para wisatawan yang hadir, tetapi harga disana mendadak berubah sejak film AADC2 terkenal dan mendapatkan jutaan penonton. Harga di sana berubah menjadi 40ribu rupiah. Penting diketahui bahwa hingga sekarang taman wisata itu kedatangan ratusan orang untuk berfoto Bersama hingga mengetahui sejarah yang ada didalamnya.

Baca Juga: Bukan Avengers: Endgame, Ini Film Dengan Durasi Terlama di Dunia

Begitu juga yang terjadi dengan film The Lord Of The rings yang memperoleh jutaan penonton. Tentunya selain sutradara yang mendapatkan keuntungan tentunya banyak tempat yang dijadikan tempat pengambilan gambar ikut kecipratan. Wellington, New Zealand saat ini kedatangan ratusan turis yang tidak berhenti membajiri tempat tersebut. (gn)