Ingin Jadi Influencer? Ini Dia 5 Hal Dibalik Kekuatan Mereka

June 11, 2019 6:00 AM

Apakah yang ada di benak Anda ketika mendengar kata influencer? Apakah makan dan menginap di hotel gratis sebagai pertukaran jasa promosi? Atau kiriman barang-barang gratis yang tak henti-henti dari brand? Atau mungkin foto-foto Instagram yang tampak mewah seakan tak perlu memikirkan uang untuk hari esok?

Sayangnya mereka hanya manusia biasa. Kita kerapkali menilai orang hanya dari penampilan luar, dari foto dari sepersekian menit di hidup mereka dan mengatakan bahwa dunia tak adil. Foto-foto yang mereka tampilkan hanya beberapa bagian dari hidup mereka, pasti ada kesedihan di hari-hari mereka sama seperti kita.

Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin tidak Anda ketahui mengenai kehidupan influencer:

1. Mendapat pesan yang tak henti-henti

Banyak pesanSource Christian Wiediger via Unsplash
Mendapat banyak pesan

Berapa jumlah email yang dapat Anda balas dalam sehari? 20-30 atau mungkin 100? Jika Anda seorang influencer maka Anda akan mendapatkan pesan yang tak henti-henti, baik itu di Instagram, Facebook, Twitter, Youtube atau pun media lainnya. Beberapa orang bahkan marah karena Anda tidak menanggapi mereka. Ini merupakan pengalaman yang melelahkan. Dibutuhkan beberapa waktu untuk membiasakan diri, tetapi jika Anda ingin menjadi influencer bersiaplah untuk hal ini.

2. Orang-orang akan menyerang Anda

Orang menyerang AndaSource Solal Ohayon via Unsplash
Orang mulai menyerang Anda

Masih terkait dengan mendapatkan pesan yang tak henti-henti. Anda akan mendapat banyak serangan pribadi tak peduli apa pun yang Anda posting. Rasanya seperti seluruh dunia menentang Anda. Mungkin Anda dapat membayangkan bagaimana rasanya diintimidasi di sekolah dan mereka melakukannya secara online yang berarti semua orang dapat melihatnya.

Baca juga: Rue Crémieux, Surga Instagrammer, Neraka Penduduk Lokal

Jika Anda menjadi influencer dengan nama yang cukup besar, serangan pribadi akan datang, maka bersiaplah!

3. Orang lain akan memanfaatkan Anda

Ketika Anda menjadi besar, orang-orang mulai menggunakan Anda, atau lebih khusus lagi, audiens Anda. Ketika Anda sukses dengan karir di usia muda, banyak orang akan mengundang Anda, mewawancarai di serial podcast, menghadiri beberapa acara launching produk, namun ingatlah selalu tujuan utama Anda. Hal-hal seperti itu dapat menyita waktu Anda mulai dari jadwal acara, pemilihan pakaian yang akan Anda gunakan, materi yang akan Anda bawakan dan lain sebagainya. 

Memanfaatkan AndaSource Yutacar via Unsplash
Orang mulai memanfaatkan Anda

Jika Anda terus melakukan kebaikan untuk orang lain, Anda tidak akan pernah punya waktu untuk Anda sendiri. Jadi, pilih afiliasi kerja dengan bijak, bersikaplah murah hati dengan waktu Anda dan bantu mereka yang ingin mewawancarai Anda, tetapi jangan menghabiskan terlalu banyak waktu ketika Anda sadar hal itu sudah mulai keluar jalur dari tujuan Anda.

4. Berhati-hatilah atas kekuatan Anda

Kekuatan influencerSource www.Eventnews.be
Kekuatan influencer

Ketika Anda mulai dapat menginfluence orang lain, entah itu dapat memengaruhi keputusannya berbelanja suatu produk atau mungkin Anda dapat benar-benar mengubah pikiran orang ketika mengemukakan pendapat. Jika tidak berhati-hati, pada akhirnya Anda bisa melakukan lebih banyak hal buruk yang sangat memengaruhi karir Anda daripada kebaikan.

5. Anda akan kekurangan waktu dengan orang terdekat

kurang waktu berkualitasSource Natalya Zaritskaya via Unsplash
Jangan sampai kekurangan waktu dengan keluarga

Ketika begitu banyak orang menginginkan perhatian Anda baik itu melalui kolom komentar atau pesan di DM, secara tidak sadar Anda akan mulai kekurangan waktu untuk menjalin hubungan yang sesungguhnya dengan orang-orang tercinta. 

Baca juga: Era Digital, Selebgram, dan Standar Pernikahan yang Lebih Prestisius

Anda mulai ketinggalan berita keluarga, tidak dapat menghadiri wisuda kekasih Anda atau mungkin hal-hal penting lainnya. Anda akan merasa bingung harus memprioritaskan yang mana karena audience Anda adalah pendukung utama dalam pekerjaan Anda sedangkan Anda sendiri bekerja untuk membahagiakan diri, membahagiakan keluarga. Jadi, jangan sampai salah arah ya!