4 Langkah ini Bisa Bikin Kamu Jadi Pebisnis Sukses Seperti David Beckham

Aug 6, 2019 10:00 AM

David Beckham selama ini dikenal sebagai mantan sepakbola yang pernah bermain beberapa klub besar di dunia, seperti Manchester United, Real Madrid, Paris Saint-Germain, AC Milan, dan LA Galaxy. Tapi yang terkadang orang tidak tahu, ternyata Beckham juga memiliki beberapa bisnis yang sangat sukses.

Bersama sang istri, Victoria Beckham, dirinya bahu membahu membangun kerajaan bisnis yang kini makin menggurita. Bisnis Beckham ternyata tak hanya di dunia fashion saja, pria berwajah menawan ini juga ternyata memiliki beberapa bisnis lainnya di bidang minuman, make up, serta menjadi brand ambassador bagi beberapa merek terkenal.

Baca Juga: Tak Kalah dengan Kaum Adam, Ini 5 Pebisnis Wanita Terkaya di Dunia

Kesuksesan ini pula yang membuat banyak orang memiliki keinginan untuk bisa menjadi seorang pebisnis yang sukses seperti Beckham. Lantas apa yang harus dilakukan agar kita bisa meniru keberhasilan Beckham dalam membangun bisnisnya? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Cintailah Pekerjaan


Cintai pekerjaan.Source: goodcall.com
Cintai pekerjaan.

Pada dasarnya jika kita menjalankan segala kegiatan harus dilakukan dengan setulus hati dan penuh cinta, termasuk dengan pekerjaan yang kita lakukan setiap hari. Pasalnya dengan begitu kita akan semakin termotivasi untuk melakukan semua pekerjaan lebih baik lagi.

Sama halnya dengan Beckham. Dirinya bisa menjadi seorang legenda di dunia sepakbola lantaran memiliki passion di bidang itu sejak dia masih kecil. Bukan hanya dunia sepakbola, dalam berbagai kegiatan lainnya, Beckham juga melakukannya dengan sepenuh hati. Tak heran jika pada akhirnya dia mendapatkan return yang baik pula.

Baca Juga: Meski Punya Uang Segunung, 6 Miliarder ini Pilih Hidup Sederhana

2. Jangan Takut Ambil Risiko


Jangan takut ambil risiko.Source: entrepreneur.com
Jangan takut ambil risiko.

Bisnis apapun yang dijalankan tentu tak akan pernah lepas dari risiko yang mengharuskan para pelakunya untuk bisa mengorbankan sesuatu yang dianggap berharga. Pengorbanan itu bisa berupa harta milik pribadi atau kebersamaan bersama keluarga tercinta.

Contohnya saja saat sebelum memulai bisnis, kita biasanya setiap akhir pekan akan menyediakan waktu khusus untuk sekedar berkumpul atau mengajak jalan-jalan keluarga tercinta. Namun, di saat bisnis yang kita bangun mulai berjalan dan sukses, maka semua itu tak bisa kita lakukan lagi.

Baca Juga: 4 Kerja Online Ini Bikin Dompetmu Lebih Tebal!

Sama halnya dengan peribahasa 'bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian', hal itu pula yang terjadi saat kita mulai membangun sebuah bisnis. Di masa awal tentu kita akan merasa harus terus-menerus berkorban, namun pada saat bisnis yang dijalankan mulai memberikan hasil maka semua pengorbanan itu akan terbayarkan.

3. Jangan Pernah Menyesal


Jangan pernah menyesal.Source: flexjobs.com
Jangan pernah menyesal.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa mengelola sebuah bisnis tak pernah lepas dari risiko yang harus kita hadapi. Nah, sekecil apapun risikonya maka akan berpotensi menjadi besar apabila tidak kita kelola dengan baik. Namun, yang terpenting adalah jangan pernah menyesal, andai suatu saat kita akan menghadapi satu hal yang membuat bisnis yang kita kelola menjadi goyah.

Sebagai contoh, jika kita mendapatkan komplain dari konsumen terkait kualitas produk yang kita buat karena kurang memuaskan, maka langkah yang harus diambil adalah dengan menambah satu divisi lagi, yakni quality control. Dengan penambahan divisi ini maka kualitas barang akan diuji terlebih dahulu sebelum dipajang atau dikirim ke konsumen.

Baca Juga: Kenapa Kita Harus Kerja 8 Jam Sehari?

4. Tentukan Definisi Kesuksesan Menurut Diri Sendiri


Punya definisi kesuksesan sendiri.Source: capitalfm.co.ke
Punya definisi kesuksesan sendiri.

Kebanyakan dari masyarakat Indonesia kerap mendefinisikan kesuksesan adalah ketika seseorang telah memiliki pekerjaan yang mapan, memiliki koleksi mobil mewah di garasi, serta rumah megah dengan berbagai fasilitas kelas satu.

Kendati hal itu tidaklah salah, namun lebih baik kita mendefinisikan kesuksesan menurut versi sendiri. Misalnya apakah sukses berarti kita mampu membuka beberapa cabang, perusahaan memiliki omset ratusan hingga miliaran dalam satu bulan, atau mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang di sekitar kita.

Baca Juga: Begini Risikonya Bila Perempuan Terlalu Sering Kerja Lembur

Beckham sendiri ternyata memiliki definisi kesuksesannya sendiri. Dirinya mengklaim kesuksesan sebagai kemampuan dirinya untuk memanfaatkan waktu guna bersenang-senang di sela-sela kesibukannya mengelola bisnis yang sedang dijalankan. Definisinya memang cukup sederhana, namun itulah yang membuat David Beckham menjadi seorang pebisnis sukses pada saat ini.