4 Dampak Buruk Jarang Berhubungan Seks

August 14, 2019 11:30 AM

Setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing, termasuk kebutuhan untuk berhubungan seks, terutama bagi pasangan suami istri. Bahkan jika kebutuhan berhubungan seks tidak terpenuhi akan menjadi pemicu timbulnya konflik serta menyebabkan depresi, tidak tenang dan menurunkan kepercayaan diri. Ternyata ada dampak buruk jarang berhubungan seks, salah satunya bila kebutuhan berhubungan seks tidak terpenuhi bisa menjadi penyebab penyakit jantung. 

American Journal of Cardiology, menyatakan jika pria berhubungan seks dengan pasangannya sebanyak dua kali selama seminggu dapat mengurangi risiko dampak buruk jarang berhubungan seks yaitu serangan jantung sebesar 45 persen. Memang sih hal ini bukanlah faktor utama seseorang kena serangan jantung. 

Namun, jika kebutuhan berhubungan seks seseorang tidak terpenuhi, dampak buruk yang terjadi bisa menyerang mental dan beberapa gangguan seksual lainnya, seperti difungsi ereksi pada pria dan frigiditas pada wanita yang membuat tidak dapat terangsang dan tidak dapat menikmati saat sedang berhubungan seks. 

Baca Juga: Apakah Aman Menelan Sperma Saat Oral Seks?

Jika kebutuhan seks kamu dan pasangan kamu yang telah menikah terpenuhi, hal ini akan mengurangi rasa stres serta tekanan darah tinggi pada tubuh. Jadi mulailah untuk rutin melakukan hubungan seks dengan pasangan demi memenuhi kebutuhan dan menjaga kesehatan tubuh jika tidak ingin mendapatkan dampak buruk jarang berhubungan seks.


Mudah Merasakan Cemas atau Stres


Dampak Buruk Jarang Berhubungan Sekssource: https://bogor.tribunnews.com
Mudah merasakan cemas atau stres

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Biological Psychology, peneliti Skotlandia menemukan bahwa orang yang tidak melakukan hubungan seks atau jarang berhubungan seks akan lebih sulit untuk menghadapi situasi stres, seperti berat berbicara di depan publik jika dibandingkan dengan pasangan suami istri yang melakukan hubungan seks setidaknya sekali dalam dua minggu. 

Saat berhubungan seks, otak akan mengeluarkan hormon kenikmatan, seperti endorfin dan oksitosin, yang dapat membantu Anda merasa lebih nyaman karena seks sangat membantu seseorang untuk mengeluarkan isi hati dengan lebih mudah dibanding yang jarang berhubungan seks dengan pasangannya.

Mudah Marah dan Menurunkan Rasa Percaya Diri


source https://hellosehat.com Kurang bercinta membuat Anda mudah marah dan menurunkan rasa percaya dirisource: https://hellosehat.com
Mudah marah dan menurunkan rasa percaya diri.

Mungkin Anda tidak percaya bahwa melakukan hubungan seks bagi pasangan suami istri dapat menyeimbangkan hormon dan emosi. Manfaat berhubungan seks yang satu ini akan lebih terasa ketika Anda sedang menghadapi masalah atau tekanan di tempat kerja atau lingkungan sosial. Momen berhubungan seks yang sarat aksi dan “manuver” yang mampu membuat anda dan pasangan mencapai tahap klimaks dapat membuat hati dan pikiran lebih tenang serta terhindar dari dampak buruk jarang berhubungan seks. 

Seperti yang kita ketahui, berhubungan seks dapat mengeluarkan hormon bahagia untuk Anda dan pasangan. Selain itu, muncul rasa minder dan tidak percaya diri bukan sebatas persoalan kaum lajang saja, masalah ini juga bisa dihadapi oleh pasangan suami istri yang telah menikah dalam kurun waktu lama. 

Frekuensi berhubungan seks yang semakin berkurang setiap hari dapat membuat kepercayaan diri menurun. Perasaan dicintai dan diinginkan oleh pasangan kental terasa sewaktu melakukan hubungan seksual. Maka dari itu, jarang bercinta ampuh meluruhkan motivasi dan semangat hidup seseorang dan membuatnya terhindar dari dampak buruk jarang berhubungan seks.

Baca Juga: Waspada! Perilaku "Eksibisionisme" Marak Terjadi di Lingkungan Sekitar Kita

Lebih Berisiko Terkena Kanker Prostat dan Disfungsi Ereksi


source https://lifestyle.kompas.com Lebih berisiko terkena kanker prostat dan disfungsi ereksisource: https://lifestyle.kompas.com
Berisiko terkena kanker prostat dan disfungsi ereksi

Dampak buruk jarang berhubungan seks selanjutnya adalah akan kehilangan pelindung prostat. Menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada American Urological Association, seorang pria yang rutin berhubungan seks dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat sebanyak 20%. dibanding pria yang jarang berhubungan seks. 

Selain itu, ejakulasi sering kali dapat mengeluarkan zat berbahaya dari prostat. Dan Pria yang jarang berhubungan seks memiliki dua kali lipat kemungkinan terkena dampak buruk jarang berhubungan seks, yaitu disfungsi ereksi, daripada pria yang melakukannya sekali seminggu atau lebih, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine. 

Peneliti menyatakan bahwa penis merupakan organ tubuh yang sebagian besar terdiri dari otot, maka melakukan hubungan seks dapat membantu melestarikan potensi dengan cara yang sama seperti latihan fisik, yaitu membantu meningkatkan kekuatan otot.

Baca Juga: Pria Wajib Tahu! 5 Dampak Mengerikan Akibat Terlalu Sering Masturbasi

Lebih Sering Sakit


source https://jogja.tribunnews.com lebih sering sakitsource: https://jogja.tribunnews.com
Lebih sering sakit.

Menurut dr. Cory B. Honickman, sistem kekebalan tubuh kita akan semakin lemah jika jarang berhubungan seks. Jika Anda ingin menghindari demam dan flu, melakukan hubungan seks secara rutin dengan pasangan dapat membantu tubuh lebih jarang sakit. 

Para peneliti di Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang melakukan hubungan seks sekali atau dua kali seminggu dapat memiliki peningkatan immunoglobulin A (salah satu pertahanan tubuh terhadap virus), sebanyak 30% dibandingkan mereka yang tidak atau jarang melakukan seks.